Jangan Main-main dengan Depresi yang Terjadi pada Anak

AKURAT.CO Untuk kita dapat mendiagnosis depresi pada anak, biasanya dengan cara melibatkan mereka untuk berbicara serta orang-orang di sekitar mereka untuk menilai kesehatan emosional dan mental anak.
Seringkali dokter akan mengevaluasi anak terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi medis mendasar yang dapat menyebabkan atau menyerupai gejala depresi, seperti hipotiroidisme, yang dapat melibatkan perubahan suasana hati, energi rendah, dan kesulitan kognitif.
Baca Juga: Studi: Polusi Udara Selama Kehamilan Tingkatkan Risiko Depresi Pasca Persalinan hingga 3 Tahun
Dokter akan duduk dan menghabiskan waktu berbicara dengan anak dan mengukur keadaan emosional mereka. Mereka juga akan berbicara dengan orang tua atau pengasuh untuk membahas perubahan yang terlihat pada anak seperti kesulitan dengan pekerjaan sekolah atau menurunnya minat untuk menghabiskan waktu dengan teman-teman. Mereka juga akan menanyakan tentang riwayat depresi keluarga atau kondisi kesehatan mental lainnya.
Untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas tentang suasana hati dan perilaku anak, dokter mungkin meminta orang tua dan orang dewasa lain yang sering bersama anak, seperti guru, untuk mengisi kuesioner. Ini membantu memberikan wawasan tentang suasana hati dan perilaku anak dalam berbagai situasi.
Dokter juga menggunakan alat skrining diagnostik untuk menilai kesejahteraan emosional. Alat tersebut dimaksudkan untuk membantu mengidentifikasi keberadaan, jenis, dan tingkat keparahan gejala, seperti kesedihan, harga diri rendah, dan keputusasaan pada anak. Alat skrining yang umum digunakan, Children’s Depression Inventory (CDI), juga dapat digunakan untuk melacak perubahan gejala dari waktu ke waktu, sehingga berguna untuk mengevaluasi efektivitas pengobatan.
Mendiagnosis depresi pada anak bisa menjadi rumit, dan penilaian menyeluruh oleh profesional terlatih sangat penting untuk diagnosis dan pengobatan yang akurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







