AKURAT.CO Ponsel pintar juga dapat menghambat perkembangan sosial anak-anak. Bentuk permainan dan koneksi tradisional digantikan oleh permainan video dan platform daring.
Baca Juga: Matikan Ponsel Saat Hendak Tidur, Langkah Jitu Dapatkan Tidur yang Berkualitas bagi Remaja
Akibatnya, anak-anak mungkin tidak siap untuk terlibat secara sosial maupun secara langsung dengan orang lain yang tidak mereka kenal.
Algoritma media sosial juga dapat meningkatkan kecemasan pada anak-anak dengan menyebarkan informasi yang salah atau memperkuat bias, kata Piacentini.
Baca Juga: Biarkan Dering Ponsel Menyala Sebabkan Gangguan Tidur Pada Anak
Larangan menggunakan ponsel di ruang kelas seharusnya membantu meningkatkan lingkungan belajar di sekolah, kata seorang pakar perkembangan anak.
"Menjauhkan perangkat dari ruang kelas akan membantu memfokuskan perhatian, meningkatkan pemecahan masalah dan memacu kreativitas," kata Jon Piacentini, seorang psikolog anak dan remaja di UCLA Health.
“Ada lebih banyak bahaya yang terkait dengan penggunaan ponsel di sekolah daripada manfaatnya,” kata Piacentini, seorang ayah tiga anak, dalam rilis berita UCLA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








