Akurat Logo

7 Jenis Refleks Bayi Baru Lahir, Baik Untuk Perkembangan Kognitif

| 6 Juni 2023, 23:29 WIB
7 Jenis Refleks Bayi Baru Lahir, Baik Untuk Perkembangan Kognitif

AKURAT.CO Refleks bayi merupakan gerakan yang bersifat involunter atau tidak disengaja yang terjadi pada bayi sejak lahir.

Gerakan ini biasanya berupa gerakan yang bersifat spontan dan terjadi pada aktivitas bayi sehari-hari secara tiba-tiba.

Hal ini menandakan adanya aktivitas di area saraf dan otak dan menjadi salah satu proses dari perkembangan kognitif bayi.

Refleks Bayi

Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (6/6/2023), berikut refleks bayi sejak baru lahir:

1. Rooting refleks

  • Membantu bayi menemukan dan menempel pada payudara atau botol susu untuk menyusu.
  • Cara merangsang dengan menyentuh sudut mulut bayi, lalu bayi akan membuka mulut dan mengarahkan kepada arah datangnya sentuhan.
  • Reflex ini akan hilang ketika bayi berusia 4 bulan karena bayi sudah bisa mendapatkan puting susu atau botol dot tanpa kesulitan lagi mencari.

2. Sucking reflex (refleks menghisap)

  • Bayi akan secara otomatis mengisap ketika langit-langit mulutnya tersentuh. Namun tidak semua bayi dapat langsung melakukannya.
  • Cara merangsangnya yaitu memberikan ASI secara langsung atau dengan botol. Bayi akan mulai mengisap, sekalipun dilakukan dengan jari atau empeng.
  • Reflex ini akan hilang ketika usia 3-4 bulan.

3. Stepping reflex (refleks melangkah)

  • Jenis refleks yang satu ini dikenal dengan istilah walking atau dance reflex karena gerakannya menyerupai orang yang sedang berjalan atau menari.
  • Muncul sejak bayi baru lahir dan dapat terlihat pada masa IMD.
  • Cara merangsang dengan sentuhan telapak kaki bayi pada permukaan datar, secara otomatis bayi akan meletakkan satu kaki di depan kaki lainnya seperti hendak melangah.
  • Akan hilang pada usia 3 bulan dan muncul kembali mendekati usia 1 tahun saat mulai belajar berjalan.

4. Babinski reflex

  • Bayi akan secara otomatis melebarkan jari kaki saat mendapatkan rangsangan.
  • Cara merangsang dengan menyentuh telapak kaki dengan jari. Ibu jari kaki bayi akan mengarah ke atas dan jari lainnya akan merenggang melebar atau mengerut.
  • Refleks ini akan hilang ketika bayi berusia 12 bulan.

5. Grasping reflex (refleks menggenggam)

  • Bayi akan otomatis menggenggam keika dapat rangsangan.
  • Cara merangsang dengan memberikan sentuan di telapak tangan, bayi akan secara otomatis menggenggamnya.
  • Refleks ini akan hilang ketika bayi berusia 5-6 bulan.

6. Moro reflex (refleks moro)

  • Refleks moro atau bisa juga disebut sebagai refleks kejut.  Muncul ketika bayi terkejut karena gerakan tiba-tiba atau suara kencang.
  • Saat terkejut bayi akan menggerakkan kepalanya ke belakang, menjulurkan tangan dan kakinya kemudian menangis. Tangan dan kakinya akan refleks seiring Anda menahan kepalanya.
  • Refleks ini akan hilang pada usia 2-3 bulan.

7. Tonic neck reflex

  • Refleks bayi tonic neck akan muncul pada tangan dan kaki ketika bayi dibaringkan.
  • Cara merangsangnya dengan membaringkan bayi dan hadapkan kepala bayi ke kiri. Tangan dan kaki kiri perlahan lurus seperti bermain anggar, sementara tangan dan kaki kanan akan menekuk, begitu pula sebaliknya.
  • Refleks leher tonik ini terlihat seperti orang yang berlatih olahraga anggar. Gerakan ini penting untuk menjaga stabilitas postur tubuh serta melatih pergerakan mata menuju titik pandang.

Itulah refleks bayi yang terjadi sejak ia lahir. Anda tidak perlu khawatir karena gerakan-gerakan tersebut merupakan hal yang normal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.