Ini Penjelasan Soal Kemampuan Antibodi dari ASI Langsung dan ASI Perah

AKURAT.CO, ASI merupakan makanan yang dirancang secara alami untuk memenuhi kebutuhan bayi sejak lahir. ASI telah memiliki semua nutrisi yang diperlukan dalam jumlah yang tepat dan mudah dicerna.
Dikutip dari laman Healthy Children, ASI mengandung antibodi untuk melawan berbagai jenis infeksi.
Apalagi kolostrum pada cairan pertama yang dihasilkan tubuh sebelum memproduksi ASI, kaya nutrisi dan protein, sehingga penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh si kecil, serta menghambat pertumbuhan virus penyebab berbagai macam penyakit termasuk yang bersifat menular.
Namun, banyak wanita yang tidak selalu menyusui secara langsung karena beragam alasan.
Alhasil, mereka mencoba memompa ASI, kemudian ASI perah dibekukan di freezer atau diberikan langsung kepada bayi nanti.
ASI perah ini dapat digunakan saat ibu harus pergi bekerja, sehingga bayi pun tidak akan kekurangan nutrisi meski tidak disusui secara langsung.
Lantas, apakah antibodi yang terkandung dalam ASI perah sama saja dengan ASI segar dari ibu langsung, atau justru ada perbedaan?
Menurut Ahli Neonatologi Pediatrix Neonatology of Florida, Dr. Jenelle Ferry, ASI segar dan ASI perah sebenarnya tidak memiliki perbedaan signifikan dalam jumlah antibodi.
Akan tetapi, memang diakui ASI segar dari ibu memiliki lebih banyak komponen imunoaktif, termasuk antibodi.
"Ada beberapa jenis antibodi, dan konsentrasi antibodi terbesar dalam ASI adalah jenis yang dikenal sebagai imunoglobulin A (IgA). Ini jenis antibodi yang paling melimpah. Tingkat antibodi ini dalam ASI bahkan lebih tinggi daripada dalam darah ibunya sendiri," jelas Dr. Ferry pada laman Romper, dikutip pada Rabu (31/8/2022).
Meski menyusui langsung memiliki sediki lebih banyak manfaatnya, Ferry menegaskan kandungan antibodi ASI tidak akan terganggu. Meski secara jumlah, ASI segar memiliki lebih banyak antibodi daripada ASI yang pernah dibekukan sebelumnya.
"ASI yang didinginkan dan dipompa memiliki antibodi yang hampir sama dengan ASI segar, selama disimpan di lemari es kurang dari empat hari," kata Ferry.
Jadi, sekarang ibu tidak perlu ragu lagi karena ASI perah maupun ASI segar memiliki antibodi yang sama saja. Yakinlah bahwa bayi akan mendapatkan manfaat kekebalan yang luar biasa dari pemberian ASI dengan cara apapun.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



