Akurat Logo

Jaga Kesehatan Mental Anak, Perhatikan Perubahan Perilaku Hingga Cara Berpikir

Jhon | 25 Juli 2022, 16:15 WIB
Jaga Kesehatan Mental Anak, Perhatikan Perubahan Perilaku Hingga Cara Berpikir

AKURAT.CO, Menjaga kesehatan mental bukan hanya untuk orang dewasa tapi juga anak-anak. Kesehatan mental adalah cara anak-anak berpikir dan merasakan tentang diri sendiri dan dunia di sekitar mereka.

Kesehatan mental yang baik merupakan bagian penting dari perkembangan anak yang sehat. Ini membantu anak-anak membangun keterampilan sosial, emosional, fisik, perilaku, berpikir serta komunikasi yang positif. Hal ini juga meletakkan dasar untuk kesehatan mental dan kesejahteraan yang lebih baik di kemudian hari.

Ingat, kesehatan fisik dan mental anak sama-sama penting. para orang tua dapat dengan mudah untuk mengidentifikasi kebutuhan fisik anak, mulai dari  makanan bergizi, pakaian hangat saat cuaca dingin, waktu tidur pada jam yang wajar. Namun, tidak mudah untuk menjaga dan merawat mental dan emosional anak.

Melansir Mental Health America, ini adalah dasar-dasar kesehatan fisik dan mental yang baik pada anak

Kesehatan fisik

  • Makanan bergizi
  • Tempat berteduh dan tidur yang cukup
  • Latihan atau olahraga
  • Imunisasi
  • Lingkungan hidup sehat

Kesehatan mental 

  • Cinta tanpa syarat dari keluarga
  • Percaya diri dan memiliki harga diri yang tinggi
  • Kesempatan untuk bermain dengan anak-anak lain
  • Mendorong guru dan pengasuh yang mendukung
  • Lingkungan aman dan terlindungi
  • Bimbingan dan disiplin yang tepat

Cinta, keamanan, dan penerimaan harus menjadi inti kehidupan keluarga. Anak-anak perlu tahu bahwa cinta tidak bergantung pada pencapaiannya," demikian keterangan Mental Health America, dikutip AKURAT.CO, Senin (25/7/2022).

"Kesalahan dan/atau kekalahan harus diharapkan dan diterima. Kepercayaan diri tumbuh dalam rumah tangga yang penuh dengan cinta dan kasih sayang tanpa syarat."

Adapun masalah kesehatan mental yang cukup umum pada anak-anak adalah attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), kecemasan (takut atau khawatir), dan gangguan perilaku. Gangguan dan kekhawatiran biasanya akan memengaruhi cara anak-anak belajar, berperilaku, atau menangani emosi.

Jika Bunda khawatir anak mungkin memiliki masalah, lihat apakah ada perubahan dalam cara mereka berpikir, merasa, atau bertindak. Masalah kesehatan mental juga dapat menyebabkan perubahan fisik. 

Perubahan dalam berpikir

  • Mengatakan hal-hal negatif tentang diri mereka sendiri atau menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal di luar kendali mereka.
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Pikiran negatif yang sering muncul
  • Perubahan prestasi sekolah

Perubahan perasaan

  • Reaksi atau perasaan yang tampak lebih besar dari situasinya
  • Tampak sangat tidak bahagia, khawatir, bersalah, takut, mudah tersinggung, sedih, atau marah
  • Merasa tidak berdaya, putus asa, kesepian atau ditolak.

Perubahan perilaku

  • Ingin sering menyendiri
  • Mudah menangis
  • Kurang menunjukkan minat atau menarik diri dari olahraga, permainan, atau aktivitas lain yang biasanya mereka nikmati
  • Bereaksi berlebihan, atau ledakan kemarahan atau air mata yang tiba-tiba karena insiden kecil
  • Tampak lebih tenang dari biasanya, kurang energik
  • Kesulitan untuk bersantai atau tidur
  • Menghabiskan banyak waktu untuk melamun
  • Kembali ke perilaku yang kurang dewasa
  • Kesulitan bergaul dengan teman-teman

Perubahan fisik

  • Sakit kepala, sakit perut, sakit leher, atau sakit dan nyeri umum
  • Kurang energi, atau merasa lelah sepanjang waktu
  • Masalah tidur atau makan
  • Terlalu banyak energi atau kebiasaan gugup seperti menggigit kuku, memilin rambut, atau mengisap jempol

Ingat, hanya karena Bunda melihat satu atau lebih dari perubahan ini tidak berarti anak memiliki masalah kesehatan mental. Jika Bunda khawatir anak menunjukkan tanda-tanda kesehatan mental yang buruk, sebaiknya cari bantuan profesional sesegera mungkin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

J
Reporter
Jhon
C