AKURAT.CO, Mungkin banyak dari kamu yang mengira bahwa meditasi hanya diperuntukkan bagi orang dewasa. Namun, meditasi juga bisa dilakukan oleh anak-anak karena memiliki banyak manfaat. Terlebih selama masa wabah virus corona ini, anak-anak dihadapan dengan kegiatan online yang memaksanya mereka untuk berinteraksi lewat daring.
Anak pastinya juga membutuhkan waktu untuk relaksasi, sekedar meregangkan otot yang kaku dan pikiran yang dapat membuatnya stres.
Ketika kamu mengajari anak untuk melakukan meditasi, maka anak akan diajarkan untuk memiliki waktu yang tenang sehingga dapat membantunya mengendalikan diri dan berkonsentrasi. Apalagi dalam sebuah penelitian di University of Florida, timbulnya stres dapat berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan anak, sehingga juga dapat berkontribusi pada perkembangan masalah kesehatan fisik dan mental serta ketidakmampuan belajar. Dengan rutin melakukan meditasi untuk anak-anak dapat membuatnya rileks, tenang dan lain sebagainya.
Maka itu, ada beberapa cara hingga manfaat yang diperoleh jika anak ikut bermeditasi.
Dalam hal meditasi anak-anak, tidak jauh berbeda dengan meditasi yang dilakukan oleh orang dewasa. Disarankan untuk meditasi anak ketika anak-anak prasekolah dapat melakukan beberapa menit per hari saja. Sementara bagi usia anak-anak sekolah, dapat dilakukan 3 hingga 10 menit dalam dua kali sehari. Serta bagi usia remaja dan dewasa, dapat melakukan 5 sampai 45 menit per hari. Manfaat yang akan dirasakan ketika mereka bermeditasi antara lain:
Meningkatkan konsentrasi belajar
Meditasi sebagai salah satu cara untuk anak belajar memusatkan perhatiannya pada hal tertentu. Perhatian penuh ini akan dapat membantunya dalam meningkatkan kemampuan pada satu waktu tertentu. Selain itu, ketika anak melakukan meditasi, mereka akan melatih kemampuan untuk bisa mendengar lebih fokus. Saat suasana hening, mampu melatih indera pendengaran mereka dan peka terhadap suara-suara yang ada di dekatnya.
Menumbuhkan rasa empati dan kasih sayang
Mereka dapat belajar menjadi lebih sabar dan pengertian. Bahkan saat meditasi, anak-anak memberikan telinganya untuk mendengarkan orang lain dan berempati kepada sesamanya. Meditasi mengajarkan untuk menumbuhkan rasa sayang terhadap diri sendiri maupun orang lain. Meraka dapat menciptakan perasaan aman dan kestabilan saat melakukan meditasi.
Mengurangi rasa cemas
Meditasi dapat membantu anak untuk mengurangi rasa cemas yang timbul akan sesuatu hal. Meditasi melatih mereka untuk memiliki waktu rileks untuk sekedar meregangkan otot kaku. Bahkan memungkinkan anak untuk kembali kepada ritme alami mereka dan membantu mengatasi emosi dan ketakutannya. Anak yang biasa melakukan meditasi dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengelola amarah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





