Akurat

Dampak Pelecehan Seksual Pada Anak, Harus Waspada

| 2 Agustus 2023, 10:00 WIB
Dampak Pelecehan Seksual Pada Anak, Harus Waspada

AKURAT.CO Pelecehan seksual pada anak merupakan masalah serius yang dapat berdampak buruk pada perkembangan fisik, emosional, dan psikologis anak. Dampak pelecehan seksual pada anak ini bisa terjadi secara jangka pendek maupun jangka panjang, dan perlu penanganan yang tepat untuk membantu korban pulih dari trauma yang dialaminya. 

Dikutip dari beberapa sumber, Rabu (2/8/2023), berikut ini beberapa dampak pelecehan seksual pada anak.

7 Dampak Pelecehan Seksual Pada Anak

1. Trauma emosional dan psikologis

Dampak pelecehan seksual pada anak yang pertama adalah trauma psikologis dan emosional.

Pelecehan seksual dapat menyebabkan trauma emosional yang berat pada anak. Mereka mungkin merasa takut, cemas, marah, malu, dan bingung karena peristiwa yang menakutkan dan tidak sesuai dengan pengalaman masa kanak-kanak mereka.

Dampak psikologis ini dapat berlanjut hingga masa dewasa dan mempengaruhi pola pikir, perilaku, dan hubungan sosial korban.

2. Gangguan kesehatan mental

Dampak pelecehan seksual pada anak yang kedua yaitu gangguan kesehatan mental.

Dalam jangka panjang, pelecehan seksual dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental pada anak, seperti gangguan stres pascatrauma (PTSD), depresi, kecemasan, gangguan makan, dan gangguan tidur.

Anak korban mungkin mengalami gejala-gejala seperti mimpi buruk, perasaan terisolasi, dan kesulitan dalam mengatasi perasaan mereka.

3. Gangguan identitas dan citra diri

Pelecehan seksual dapat mempengaruhi perkembangan identitas dan citra diri anak. Anak korban mungkin merasa bersalah, tidak berharga, dan meragukan diri mereka sendiri.

Mereka bisa mengalami kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat dengan orang lain dan mungkin mengalami gangguan dalam memahami batasan-batasan pribadi dan hubungan sosial.

4. Gangguan perilaku dan prestasi akademik

Dampak pelecehan seksual pada anak yang selanjutnya adalah gangguan perilaku dan akademik.

Dampak pelecehan seksual juga dapat tercermin dalam perilaku anak. Mereka mungkin menunjukkan perubahan perilaku drastis, seperti penarikan diri, perilaku agresif, atau keinginan untuk berdandan secara terlalu dewasa untuk usia mereka.

Selain itu, pelecehan seksual dapat mengganggu konsentrasi dan fokus anak di sekolah, sehingga dapat mempengaruhi prestasi akademik mereka.

5. Masalah hubungan sosial

Anak yang mengalami pelecehan seksual pada anak seringkali mengalami kesulitan dalam membentuk hubungan sosial yang sehat.

Mereka mungkin menjadi lebih tertutup, sulit untuk percaya pada orang lain, atau menghindari hubungan interpersonal karena takut disakiti lagi.

Hal ini dapat menyebabkan isolasi sosial dan kesulitan dalam berinteraksi dengan teman sebaya.

6. Gangguan fisik

Tak hanya itu, dampak pelecehan seksual pada anak ialah gangguan fisik.

Anak korban mungkin mengalami gangguan tidur, gangguan makan, nyeri fisik, atau masalah kesehatan lainnya sebagai respons terhadap trauma yang mereka alami.

7. Risiko pelecehan berulang

Dampak pelecehan seksual pada anak yang terakhir adalah risiko pelecehan berulang.

Jika pelecehan seksual tidak ditangani dengan baik, anak berisiko mengalami pelecehan berulang dari pelaku yang sama atau pelaku lainnya.

Korban mungkin menjadi rentan karena mereka belum memiliki pemahaman yang cukup tentang batasan pribadi dan hak-hak mereka, dan pelaku dapat memanfaatkan kelemahan ini untuk melakukan pelecehan lagi.

Pelecehan seksual pada anak memiliki dampak yang serius dan beragam pada kesehatan dan perkembangan mereka.

Penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran tentang pelecehan seksual pada anak, memberikan dukungan dan perlindungan bagi korban, serta mencari bantuan profesional untuk membantu mereka pulih dan mengatasi dampak trauma yang dialami.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.