Jaga Kesehatan Mental Anak, Perhatikan Perubahan Perilaku Hingga Cara Berpikir
AKURAT.CO, Menjaga kesehatan mental bukan hanya untuk orang dewasa tapi juga anak-anak. Kesehatan mental adalah cara anak-anak berpikir dan merasakan tentang diri sendiri dan dunia di sekitar mereka.
Kesehatan mental yang baik merupakan bagian penting dari perkembangan anak yang sehat. Ini membantu anak-anak membangun keterampilan sosial, emosional, fisik, perilaku, berpikir serta komunikasi yang positif. Hal ini juga meletakkan dasar untuk kesehatan mental dan kesejahteraan yang lebih baik di kemudian hari.
Ingat, kesehatan fisik dan mental anak sama-sama penting. para orang tua dapat dengan mudah untuk mengidentifikasi kebutuhan fisik anak, mulai dari makanan bergizi, pakaian hangat saat cuaca dingin, waktu tidur pada jam yang wajar. Namun, tidak mudah untuk menjaga dan merawat mental dan emosional anak.
Melansir Mental Health America, ini adalah dasar-dasar kesehatan fisik dan mental yang baik pada anak
Kesehatan fisik
- Makanan bergizi
- Tempat berteduh dan tidur yang cukup
- Latihan atau olahraga
- Imunisasi
- Lingkungan hidup sehat
Kesehatan mental
- Cinta tanpa syarat dari keluarga
- Percaya diri dan memiliki harga diri yang tinggi
- Kesempatan untuk bermain dengan anak-anak lain
- Mendorong guru dan pengasuh yang mendukung
- Lingkungan aman dan terlindungi
- Bimbingan dan disiplin yang tepat
Cinta, keamanan, dan penerimaan harus menjadi inti kehidupan keluarga. Anak-anak perlu tahu bahwa cinta tidak bergantung pada pencapaiannya," demikian keterangan Mental Health America, dikutip AKURAT.CO, Senin (25/7/2022).
"Kesalahan dan/atau kekalahan harus diharapkan dan diterima. Kepercayaan diri tumbuh dalam rumah tangga yang penuh dengan cinta dan kasih sayang tanpa syarat."
Adapun masalah kesehatan mental yang cukup umum pada anak-anak adalah attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), kecemasan (takut atau khawatir), dan gangguan perilaku. Gangguan dan kekhawatiran biasanya akan memengaruhi cara anak-anak belajar, berperilaku, atau menangani emosi.
Jika Bunda khawatir anak mungkin memiliki masalah, lihat apakah ada perubahan dalam cara mereka berpikir, merasa, atau bertindak. Masalah kesehatan mental juga dapat menyebabkan perubahan fisik.
Perubahan dalam berpikir
- Mengatakan hal-hal negatif tentang diri mereka sendiri atau menyalahkan diri sendiri untuk hal-hal di luar kendali mereka.
- Kesulitan berkonsentrasi
- Pikiran negatif yang sering muncul
- Perubahan prestasi sekolah
Perubahan perasaan
- Reaksi atau perasaan yang tampak lebih besar dari situasinya
- Tampak sangat tidak bahagia, khawatir, bersalah, takut, mudah tersinggung, sedih, atau marah
- Merasa tidak berdaya, putus asa, kesepian atau ditolak.
Perubahan perilaku
- Ingin sering menyendiri
- Mudah menangis
- Kurang menunjukkan minat atau menarik diri dari olahraga, permainan, atau aktivitas lain yang biasanya mereka nikmati
- Bereaksi berlebihan, atau ledakan kemarahan atau air mata yang tiba-tiba karena insiden kecil
- Tampak lebih tenang dari biasanya, kurang energik
- Kesulitan untuk bersantai atau tidur
- Menghabiskan banyak waktu untuk melamun
- Kembali ke perilaku yang kurang dewasa
- Kesulitan bergaul dengan teman-teman
Perubahan fisik
- Sakit kepala, sakit perut, sakit leher, atau sakit dan nyeri umum
- Kurang energi, atau merasa lelah sepanjang waktu
- Masalah tidur atau makan
- Terlalu banyak energi atau kebiasaan gugup seperti menggigit kuku, memilin rambut, atau mengisap jempol
Ingat, hanya karena Bunda melihat satu atau lebih dari perubahan ini tidak berarti anak memiliki masalah kesehatan mental. Jika Bunda khawatir anak menunjukkan tanda-tanda kesehatan mental yang buruk, sebaiknya cari bantuan profesional sesegera mungkin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



