Mom, Inilah Waktu yang Tepat Untuk Mulai Menyapih Si Kecil

AKURAT.CO Berhenti menyusui secara langsung disebut penyapihan ( weaning). Banyak Mom yang bertanya-tanya, kapan sebenarnya waktu yang paling tepat untuk menyapih anak.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar semua bayi disusui secara eksklusif selama enam bulan, kemudian secara bertahap diperkenalkan ke makanan padat yang sesuai setelah enam bulan sambil terus menyusui selama dua tahun atau lebih. Jadi, Mom disarankan menyapih setelah anak berusia dua tahun. Namun, ada anak yang sudah diap disapih sebelum usia dua tahun. Jadi, Mom harus peka juga terhadap respons anak.
Perubahan pola menyusui yang mengarah pada penyapihan seringkali dimulai secara alami pada usia 6 bulan, ketika anak mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI). Pada awalnya, si kecil akan kesulitan menerima makanan padatnya, sehingga Mom masih harus menyusuinya.
Nah, pada usia sembilan sampai 12 bulan atau lebih si kecil baru bisa mulai menyapih dengan baik. Pasalnya, pada usia tersebut si kecil dapat benar-benar menelan dan menikmati MPASI. Si kecil juga sudah bisa mengonsumsi berbagai makanan padat dan dapat minum dari cangkir.
Akan tetapi, tahap perkembangan anak berbeba-beda. Anak-anak lain mungkin tidak siap memulai penyapihan sampai menjadi balita.
Ya, waktu penyapihan juga tergantung pada kondisi dan reaksi bayi. Claire Lerner, LCSW, direktur sumber daya pengasuhan di Zero to Three, di Washington, D.C., menyarankan untuk tidak menyapih saat si kecil mengalami perubahan signifikan, seperti pindah rumah, memulai penitipan anak, atau bahkan belajar berjalan.
"Jika Mom memiliki tipe anak yang mengikuti arus, yang menangani transisi dengan baik, maka sesuatu seperti liburan mungkin merupakan saat yang tepat untuk menyapih," kata Lerner, dikutip AKURAT.CO pada Selasa (17/8/2021).
"Tapi kalau tidak, yang terbaik adalah menyapih ketika segalanya cukup stabil dalam hidup mereka," ujarnya.
Jika Mom menyapih si kecil dari menyusui sebelum usia satu tahun, gunakan ASI perah atau susu formula yang diperkaya zat besi. Mom dapat menyapih si kecil ke botol dan kemudian cangkir atau langsung ke cangkir. Saat memperkenalkan si kecil ke botol, pilih waktu ketika dia tidak terlalu lapar dan rewel. Gunakan dot botol dengan aliran lambat pada awalnya.
Terkadang, penyapihan perlu dilakukan lebih awal atau lebih cepat dari yang direncanakan. Wajar jika Mom merasa sedih saat menyapih, apalagi jika lebih awal dari yang diharapkan. Namun, Mom mungkin merasa tidak punya pilihan selain menyapih, jadi tidak perlu merasa gagal dan bersalah.
Pada dasarnya, Mom adalah yang paling tahu kapan waktu terbaik untuk mulai menyapih anak. Bisa dikatakan, ini adalah pilihan personal.
Penyapihan bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Hal ini sangat wajar, mengingat menyusui adalah pengalaman yang intim. Mom mungkin memiliki emosi yang campur aduk tentang menyapih. Tetapi dengan mengambil pendekatan bertahap untuk menyapih dan menawarkan banyak kasih sayang, Mom dapat membantu anak melakukan transisi yang mulus ke botol atau cangkir. Intinya, menyapih tak boleh dilakukan dengan paksaan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




