Honda Ingatkan Pentingnya Ganti Oli Meski Mobil Jarang Dipakai, Ini 4 Alasannya

AKURAT.CO Banyak pemilik mobil menganggap kendaraan yang jarang digunakan tidak memerlukan perawatan rutin. Padahal, Honda mengingatkan bahwa penggantian oli mesin tetap perlu dilakukan secara berkala.
Meski lebih sering terparkir di rumah, kondisi oli tetap bisa mengalami penurunan kualitas seiring waktu. Karena itu, pemilik kendaraan tidak boleh mengabaikan jadwal penggantian oli.
Oli memiliki peran penting untuk menjaga performa sekaligus keawetan mesin. Penggantiannya tidak hanya berdasarkan jarak tempuh, tetapi juga mengikuti periode waktu yang tercantum dalam buku manual kendaraan.
Perawatan oli yang rutin dapat membantu menjaga mesin tetap bekerja optimal dalam jangka panjang. Berikut empat alasan mengapa oli mesin tetap harus diganti secara berkala meski mobil jarang digunakan:
1. Mengurangi Gesekan Antar Komponen Mesin
Mesin mobil terdiri dari banyak komponen yang bergerak dan saling bergesekan saat kendaraan digunakan. Oli berfungsi sebagai pelumas yang membantu mengurangi gesekan sehingga komponen mesin tidak cepat aus.
Ketika kualitas oli menurun, kemampuan pelumasannya juga berkurang. Akibatnya, performa mesin bisa menurun dan berisiko mengalami kerusakan yang lebih serius.
2. Membantu Menjaga Suhu Mesin
Selain berfungsi sebagai pelumas, oli juga membantu menyerap panas yang muncul akibat proses pembakaran dan gesekan antar komponen mesin. Peran ini membuat suhu mesin tetap terjaga saat kendaraan digunakan.
Oli kemudian membantu membuang panas tersebut agar tidak menumpuk di dalam mesin. Dengan begitu, risiko mesin mengalami overheat atau panas berlebih dapat diminimalkan.
3. Melindungi Mesin dari Karat
Sebagian besar komponen mesin terbuat dari logam yang rentan mengalami korosi atau karat. Karena itu, oli berperan melapisi permukaan logam agar tetap terlindungi.
Dikutip dari laman resmi Honda, Sabtu (30/5/2026), lapisan pelindung dari oli membantu mengurangi risiko kerusakan akibat kelembapan. Dengan perlindungan yang optimal, usia pakai komponen mesin pun bisa lebih panjang.
4. Membersihkan Kotoran di Dalam Mesin
Saat bersirkulasi di dalam mesin, oli membawa berbagai kotoran seperti sisa pembakaran dan partikel logam hasil gesekan. Kotoran tersebut kemudian dialirkan ke bak penampungan oli untuk disaring.
Proses penyaringan membantu menjaga kebersihan komponen mesin dari endapan kotoran. Karena itu, Honda menyarankan pemilik kendaraan tetap mengganti oli secara berkala sesuai jadwal perawatan.
Untuk penggunaan normal, oli umumnya diganti setiap 6 bulan atau 10.000 kilometer. Sementara untuk penggunaan berat disarankan setiap 3 bulan atau 5.000 kilometer, sedangkan mesin turbo mengikuti indikator oil life atau maksimal setiap 6 bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








