Akurat Logo

BPPT Kembangkan Teknologi Produksi Enzim, Apa Sih Manfaatnya?

Test User Satu | 7 Agustus 2019, 19:42 WIB
BPPT Kembangkan Teknologi Produksi Enzim, Apa Sih Manfaatnya?

AKURAT.CO Penerapan dan pemanfaatan enzim di industri dewasa ini sangat luas dan beragam sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan industri. Enzim adalah katalis biologi (biokatalis) yang berfungsi untuk mempercepat suatu reaksi kimia tertentu (biokonversi) dengan substrat yang spesifik.

Salah satu pemanfaatan enzim adalah untuk industri pakan ternak. Enzim pakan ternak sebagian besar masih diimpor dari beberapa negara seperti China, Denmark, Canada dan India.

Guna mendukung kemandirian enzim nasional, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah melakukan intermediasi pada PT. Pachira Distrinusa dan Qingdao Vland Biotech Group untuk melakukan kerjasama di bidang teknologi produksi enzim.

Dilansir dari laman resmi BPPT pada Rabu (7/8) kerjasama tentang Technology Transfer and Enzyme Industry Development ini ditandatangani oleh Presiden Direktur PT. Pachira Distrinusa Mukhlis Bahrainy dan Mr. Chengang selaku CEO Qingdao Vland Biotech Group Co. Ltd di Qingdao, Cina.

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT Indonesia, Soni Solistia Wirawan mengatakan perlu dilakukan kajian pasar enzim (market test) untuk industri pakan (feed enzyme) dan rencana Bisnis (Business Plan) yang matang untuk mendukung pengembangan industrinya.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Bioindustri Asep Riswoko mengatakan, melalui kerjasama ini peran BPPT sebagai intermediasi dan kliring teknologi diharapkan dapat dilaksanakan untuk mendukung hilirisasi teknologi enzim. Hal senada disampaikan Mukhlis, bahwa kerjasama ini merupakan langkah kongkrit untuk meningkatkan pengembangan industri bioteknologi di Indonesia.

Selama di Cina, tim pendampingan teknis BPPT serta PT. Pachira Distrinusa berkesempatan berkunjung ke pabrik milik Qingdao Vland Biotech untuk melihat dari dekat proses produksi enzim dan vaksin unggas pada skala komersial.

Teknologi dari Vland Biotech nantinya akan diuji dan diinkubasi di fasilitas laboratorium dan pilot plant yang ada di Pusat Teknologi Bioindustri, Puspiptek Serpong sebelum ditransfer kepada PT. Pachira Distrinusa untuk produksi komersial.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.