Viral Turunan Ekstrem Jalur Cangar-Pacet, Simak Cara Mencegah dan Atasi Rem Blong

AKURAT.CO Menyambungkan Kota Batu dengan Kabupaten Mojokerto, jalur Cangar-Pacet adalah tantangan ekstrem bagi pengendara, terutama motor. Dengan tanjakan dan turunan curam, banyak kendaraan mengalami rem blong.
Sejak lama, jalur ini telah dijaga oleh 'benteng' yang tidak lazim dari tumpukan karung berisi sekam. Diletakkan di dua titik kritis, yakni turunan Cangar dan rest area AMD, benteng ini berperan lunak untuk menahan benturan dari motor yang remnya blong.
Pada Senin (15/4/2024), dalam waktu hanya 1 jam, 5 pengendara motor terpaksa menabrak benteng ini karena mengalami rem blong.
Rem blong merupakan momok menakutkan bagi pengemudi, dapat menyebabkan kecelakaan serius dengan konsekuensi cedera parah dan biaya pengobatan yang besar. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mecegahnya:
1. Perawatan Rutin Kendaraan
Pemeliharaan teratur kendaraan merupakan kunci untuk menjaga sistem pengereman dalam kondisi optimal. Periksa dan ganti bantalan dan minyak rem secara teratur untuk menghindari kegagalan yang tidak terduga.
2. Waspadai Tanda Peringatan
Mengidentifikasi tanda-tanda awal rem blong seperti bunyi deritan saat pengereman, lampu indikator rem menyala atau perlunya memberikan tekanan ekstra pada pedal rem dapat membantu pengemudi mengambil tindakan pencegahan sebelum terlambat.
3. Pastikan Jarak Aman
Menjaga jarak yang cukup antara kendaraan adalah kunci dalam menghindari kecelakaan. Ini memberi waktu reaksi yang cukup jika terjadi rem blong, sehingga meminimalkan risiko tabrakan.
Baca Juga: Rem Blong, Truk Tabrak Motor dan Sepeda di Tasikmalaya, Seorang Tewas
Dikutip dari Warfortol.com, Kamis (18/4/2024), jika mengalami kegagalan rem, tetaplah tenang dan ambil langkah-langkah berikut untuk mengatasi situasi darurat dengan aman:
- Coba rem lagi atau gunakan rem mesin.
- Gunakan rem darurat dengan hati-hati.
- Aktifkan lampu sein dan beri tanda kepada pengemudi lain.
- Periksa apakah ada halangan di bawah pedal rem.
- Jika rem mulai berfungsi kembali, segera berhenti di tempat yang aman.
Dalam kasus kecelakaan karena kegagalan rem, tanggung jawab dapat bergantung pada penyebab kegagalan tersebut. Jika disebabkan oleh kelalaian pengemudi dalam perawatan kendaraan, mereka bisa menjadi bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.
Kecelakaan rem blong bukanlah masalah kecil. Dengan pemeliharaan teratur dan kewaspadaan saat berkendara, pengemudi dapat mengurangi risiko kecelakaan dan melindungi diri serta pengguna jalan lainnya dari bahaya yang mengintai di jalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







