Akselerasi Kendaraan Listrik, United E-Motor Targetkan Produksi 500 Ribu Unit Pertahun

AKURAT.CO, PT Terang Dunia Internusa, melalui merek United E-Motor memaparkan komitmennya dalam membantu pemerintah untuk mengejar target akselerasi kendaraan listrik di Indonesia. Dalam hal ini, perusahaan menargetkan bakal memproduksi 500 ribu unit motor listrik setiap tahun.
Head of Division United E-Motor, Awan Setiawan mengatakan, dengan kapasitas pabrik yang mereka miliki, pihaknya optimistis mampu memproduksi 500 ribu unit setiap tahunnya.
"Kami sudah menargetkan dengan kapasitas yang kami punya, tidak hanya pabrik di Citeureup, Bogor, kami sudah mempersiapkan di Curug, Tangerang, dengan kapasitas sampai dengan 500 ribu unit setiap tahunnya," ujar Awan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kawasan Industri Branta Mulia, Citeureup, Bogor, Kamis (25/8).
Ia menambahkan, pihaknya telah siap untuk memproduksi motor listrik United E-Motor, termasuk dalam segi kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, maupun model bisnisnya.
Bahkan, United E-Motor juga sudah menyiapkan stasiun pengisian daya untuk mendukung akselerasi kendaraan listrik.
Selain itu, Awan juga menjelaskan bahwa jumlah kendaraan motor di Indonesia sudah mencapai 120 juta unit.
Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang banyak polusi di Asia Tenggara.
Sebagai upaya untuk mengatasi permasalah tersebut, pemerintah sendiri menargetkan penurun emisi karbon sebesar 50 persen di tahun 2030 dan Net Zero Emission di tahun 2060.
Dalam hal ini, Menurut Sekjen Dewan Energi Nasional (DEN), Djoko Siswanto, pemerintah juga menargetkan produksi motor listrik sebanyak 2,1 juta unit pada 2025, serta kendaraan listrik motor dan mobil sebanyak 15 juta pada 2030.
Untuk merealisasikan target tersebut, ia menegaskan pentingnya pihak terkait untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Indonesia.
Ia juga mengimbau kepada produsen motor yang belum memproduksi motor listrik untuk segera memproduksi motor listrik dan menghentikan produksi motor dengan bahan bakar konvensional.
"Saya akan membuat surat lagi seluruh produsen motor untuk segera membuat road map untuk mulai memproduksi motor listrik dan sudah mulai menghentikan produksi motor konvensional," tegasnya.
General Manager PT Terang Dunia Internusa, Andri juga turut menegaskan bahwa United E-Motor sudah siap untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi polusi yang ada melalui program Langit Biru.
Bahkan, United E-Motor juga telah menyiapkan sejumlah produk yang disesuaikan dengan segmentasi pasar. Mulai dari kelas menengah-bawah (middle-low), menengah (medium), atas (high), hingga segmen premium.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




