Yulo Carlos Menjawab Dukungan Masyarakatnya dengan Medali Emas

AKURAT.CO, Yulo Carlos Edriel menjawab tugasnya sebagai pesenam Filipina dengan status juara dunia. Bertanding di hari pertama cabang senam artistik SEA Games Filipina 2019, juara dunia kategori senam lantai di Stuttgart, Jerman, Oktober silam, tersebut mempersembahkan medali emas untuk warga negaranya.
Di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Minggu (1/11), lebih dari 5.000 penonton telah menantikan penampilan sang juara. Mereka meneriakkan nama Yulo ketika atlet kelahiran Manila, 16 Februari 2000 tersebut, tampil.
Yulo meraih emas pada kategori all-around putra dengan total angka 84.900. Ia mengungguli dua atlet Vietnam, Dinh Phuong Thanh dan Le Thanh Thung, yang masing-masing meraih angka 82.350 dan 81.700 untuk medali perak dan perunggu.
Sementara itu, atlet Indonesia hanya bisa mengakhiri pertandingan pada posisi keempat. Muhammad Saputra harus puas berada di belakang Yulo, Than, dan Thung dengan raihan nilai 75.500.
“Saya tidak tahu harus bilang apa-apa, saya ingin berterimakasih pada Tuhan,” ucap Yulo saat ditanya tentang perasaannya memenangi medali emas di hadapan publiknya sendiri usai laga.
Yulo mengatakan bahwa situasi di Rizal Memorial Coliseum berbeda dengan yang dialaminya ketika memenangi kejuaraan dunia di Stuttgart. Namun demikian, ia mengatakan bahwa dukungan suporter tak menciutkan nyalinya.
“Sebenarnya agak berbeda, di sini penonton memberikan perhatian lebih kepada Filipina. Di Jerman tidak ada orang kenal saya, saya hanya melakukan pekerjaan saya, tidak mengkhawatirkan apapun,” ucap Yulo.
Tentang masa depan senam artistik di negaranya, Yulo berharap semakin banyak anak Filipina yang datang ke gym. “Saya ingin Filipina bukan saja membangun pesenam, tetapi juga olimpian,” ucap Yulo.
Yulo masih berpeluang menambah emas bagi negaranya pada kategori apparatus perseorangan. Cabang senam artistik diselenggarakan sampai 4 Desember mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas



