Wamendagri Wiyagus: Komitmen Integritas Harus Terwujud dalam Tata Kelola Pemerintahan

AKURAT.CO - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya langkah nyata dalam menjalankan komitmen integritas bagi seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan (Sulsel).
Komitmen tersebut harus tercermin dalam setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan daerah, sehingga anggaran yang tersedia benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mencegah praktik korupsi.
Hal itu disampaikan Wiyagus saat menjadi pembicara utama pada Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kantor Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Kamis (5/11/2026).
Wiyagus menjelaskan, konstitusi mengamanatkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang demokratis, berkeadilan, dan bersih. Karena itu, kepala daerah tidak sekadar berperan sebagai administrator, tetapi juga bertanggung jawab memastikan keuangan daerah dikelola untuk kesejahteraan rakyat.
“Kalau saya adopsi kata-kata Pak Presiden Prabowo, bahwa setiap rupiah harus benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, komitmen tersebut hanya dapat terlaksana dengan baik apabila seluruh pihak memiliki integritas.
“Integritas itu apa yang kita tanda tangani di dalam komitmen tadi benar-benar dilaksanakan sesuai dengan kewenangan dari kepala daerah masing-masing,” tegasnya.
Wiyagus menambahkan, upaya pemberantasan korupsi mengutamakan pencegahan, sedangkan penegakan hukum menjadi langkah terakhir.
Ia mengapresiasi pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini dilakukan sejak tahap perencanaan sehingga anggaran yang dinilai kurang tepat dapat dialihkan ke program yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Untuk itu, Wiyagus meminta agar komitmen yang telah ditandatangani ditindaklanjuti melalui enam langkah. Pertama, memetakan risiko pada delapan area prioritas perbaikan dan sektor yang memerlukan perhatian khusus.
Baca Juga: Bukan Cuma Prabowo, Ini Daftar Tokoh Dunia yang Pernah Jadi Target Penyadapan
Kedua, memperkuat pengendalian sejak tahap perencanaan dan penganggaran hingga pelaksanaan serta pembayaran. Ketiga, memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebagai pemberi peringatan dini dan mitra strategis.
“[APIP] sebagai early warning pimpinan, bukan untuk dimusuhi, tetapi sebagai partner untuk memproteksi bahwa kebijakan dari para kepala daerah ini benar-benar sesuai aturan,” jelasnya.
Keempat, mengintegrasikan data pengawasan serta menuntaskan tindak lanjut pengaduan dan rekomendasi.
Kelima, menerjemahkan hasil kegiatan menjadi rencana aksi terukur yang memuat masalah, langkah perbaikan, penanggung jawab, batas waktu, serta bukti penyelesaiannya.
Keenam, melakukan pemantauan berkala agar tindak lanjut menghasilkan perbaikan tata kelola dan menurunkan risiko penyimpangan.
Terakhir, Wiyagus mengajak kepala daerah menjaga integritas dalam setiap kebijakan karena peran daerah sangat menentukan ketahanan nasional. Ia berharap tata kelola pemerintahan yang bersih dapat menjadi warisan yang baik bagi masyarakat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





