Akurat Logo

Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Gibran Pastikan Kendala Lapangan Segera Dituntaskan

Ayu Rachmaningtyas | 26 Oktober 2026, 20:34 WIB
Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Gibran Pastikan Kendala Lapangan Segera Dituntaskan
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, berdialog dengan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menyerap aspirasi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan tindak lanjut atas berbagai persoalan di lapangan.

Aspirasi yang diserap mencakup akses solar bagi nelayan, pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) berbasis minyak jelantah, hingga layanan desa, bantuan sosial, air bersih, dan pelayanan yang setara bagi seluruh warga.

Dalam dialog dengan masyarakat, khususnya perwakilan nelayan, Gibran menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan bahan bakar menjadi salah satu hal penting untuk mendukung kelancaran aktivitas nelayan.

Baca Juga: Tindaklanjuti Keluhan Nelayan, Wapres Gibran Tinjau Langsung Pendangkalan Sungai di Cilacap

"Solar adalah kebutuhan penting bagi nelayan. Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan kuota dan ketersediaan solar sesuai dengan kebutuhan di lapangan," ucap Gibran, Senin (26/10/2026).

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Gibran meminta Staf Khusus Wapres Tina Talisa mengawal penyaluran solar bersubsidi di Cilacap agar berjalan sesuai kebutuhan nelayan.

"Bu Tina, tolong pastikan, distribusi solar subsidi di daerah Cilacap lancar, tidak terlambat dan kuotanya sesuai dengan kebutuhan lapangan. Pastikan juga tidak ada oknum yang bermain dilapangan, agar kuota bagi nelayan yang berhak bisa sampai tepat sasaran," pintanya.

Selain itu, dia juga turut menyoroti kendala administrasi yang masih dihadapi sebagian nelayan dalam memperoleh surat rekomendasi pembelian solar bersubsidi. Nelayan dengan ukuran kapal di bawah 30 gross tonnage (GT) yang belum memiliki surat rekomendasi diminta segera mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.

Baca Juga: Zulhas Targetkan Nilai Tukar Nelayan 120 pada 2027, Ini Tantangannya

Untuk itu, dia meminta agar data nelayan yang terkendala dihimpun sehingga proses pengurusannya dapat segera ditindaklanjuti.

"Pak Seswapres (Plt. Sekretaris Wapres), tolong minta daftar nama nelayan yang belum dapat surat rekomendasi, kita teruskan ke BPH Migas dan KKP agar kepengurusan bisa segera diselesaikan. Untuk pengerukan dan pembangunan talud kita koordinasikan ke Kementerian PU," imbaunya.

Selain memastikan tindak lanjut melalui koordinasi antarlembaga, Gibran juga membuka ruang komunikasi agar aspirasi nelayan dapat terus dipantau setelah kunjungan berlangsung. Dia meminta perwakilan nelayan mencatat nomor kontak pejabat pendamping, untuk mengetahui perkembangan penanganan berbagai persoalan yang disampaikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.