Akurat Logo

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

Moehamad Dheny Permana | 14 Oktober 2026, 21:17 WIB
Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan keterangan kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan transformasi menyeluruh PT PLN (Persero), mulai pembenahan model bisnis, peningkatan efisiensi dan produktivitas, hingga akselerasi penggunaan panel surya berkapasitas 100 gigawatt (GW).

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pertemuan bersama Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia; Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani; serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN, Suroso Isnandar, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

"Kita membicarakan bagaimana, pertama, mengakselerasi transformasi di PLN untuk menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih tanggap. Dan juga mengakselerasi penggunaan 100GW solar panel," ujar Rosan, usai pertemuan.

Rosan menjelaskan, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar transformasi PLN difokuskan pada pembenahan model bisnis perusahaan. Rancangan transformasi tersebut harus segera disusun dan dipaparkan kepada kepala negara untuk ditindaklanjuti.

"Kita juga diminta oleh bapak presiden, agar transformasi di PLN ini, baik terutama dari segi bisnis modelnya itu untuk dibuat dan untuk segera dipaparkan kepada beliau, untuk segera kita tindaklanjuti," ujarnya.

Baca Juga: BP Batam Turun Langsung Dampingi Pelaku Usaha Terdampak Pemadaman Listrik

Sebagai tindak lanjut, Danantara akan berkoordinasi dengan jajaran PLN untuk melakukan kajian menyeluruh. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan sekaligus mengurangi beban subsidi.

"Nanti kami dari Danantara tentunya akan duduk dengan tim dari PLN agar transformasi ini bisa dilakukan secara menyeluruh, sehingga ini juga bisa mengurangi subsidi atau dalam rangka meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas di PLN," jelas Rosan.

Menurut Rosan, evaluasi model bisnis menjadi prioritas untuk memastikan pengelolaan PLN semakin efektif dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. Pemerintah juga akan melakukan asesmen sebelum mengajukan usulan transformasi kepada Presiden.

"Kita akan revisit lagi, kita akan lihat lagi mengenai bisnis modelnya, bagaimana ini lebih tepatnya agar lebih efisien, lebih baik dan juga berdampak positif terhadap perekonomian kita secara keseluruhan," katanya.

Selain pembenahan bisnis dan percepatan penggunaan energi surya, Rosan menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan PLN menghadapi kondisi darurat. Termasuk penyempurnaan rencana cadangan (backup plan) untuk menjaga keandalan layanan kelistrikan di seluruh Indonesia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.