Akurat Logo

Prabowo: Dalam Dua Tahun Saya Berkali-kali Mau Disogok, Kita Tidak Gentar

Moehamad Dheny Permana | 6 Oktober 2026, 18:08 WIB
Prabowo: Dalam Dua Tahun Saya Berkali-kali Mau Disogok, Kita Tidak Gentar
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan proses penyerahan hasil penyelamatan uang negara dan penguasaan kawasan hutan dari Satgas PKH, Selasa (6/10/2026). - Foto: Youtube Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan tegas mengenai berbagai tantangan dan upaya pemberantasan korupsi yang dihadapi pemerintah saat ini.

Presiden Prabowo menyoroti kondisi institusi negara serta berbagai tekanan politik dan finansial yang diarahkan kepada pemerintahannya.

Ia mengungkapkan bahwa upaya penyuapan kerap terjadi dan menyasar para pejabat tinggi negara dan dirinya sendiri dalam kurun waktu belakangan ini.

"Kita melihat puluhan tahun institusi-institusi kita dirusak, menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok. Jangankan menteri, dirjen, saya mau disogok. Dalam dua tahun ini, berkali-kali saya mau disogok," jelasnya, saat menghadiri acara Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Meski dihadapkan pada berbagai godaan dan rongrongan elite bermodal besar, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintahannya tetap teguh berdiri bersama rakyat, tanpa merasa gentar sedikit pun.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun

"Biar mereka punya uang ratusan triliun, mereka bayar buzzer, mereka serang kita di sosmed, mereka mau biayai demonstrasi. Kita tidak gentar, kita bersama rakyat, kita siap mati untuk rakyat," katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap optimistis dan meyakini bahwa langkah perbaikan yang sedang ditempuh berada di jalur yang tepat demi kepentingan masyarakat luas.

"Percayalah, kebenaran akan menang. Percayalah, kita di atas jalan yang benar. Kita tidak ragu-ragu," Presiden Prabowo menegaskan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.