Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini

AKURAT.CO Pemerintah resmi menuntaskan seluruh pembayaran sisa kewajiban utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI).
Tonggak sejarah penting penyehatan fiskal nasional ini dilaporkan langsung Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai dinamika perekonomian domestik maupun global, termasuk perkembangan postur APBN.
Dalam kesempatan itu, Suahasil menyampaikan kabar gembira mengenai penutupan kewajiban finansial jangka panjang warisan masa lalu.
"Ketika saya melaporkan APBN, kami juga melaporkan kepada bapak presiden bahwa ada beberapa berita baik karena, termasuk karena ini adalah bagian dari kita bernegara dalam jangka panjang," jelasnya.
Baca Juga: Di Balik Rencana Sekolah Gratis Prabowo: Setiap Anak Berhak Dapat Pendidikan Layak
Utang obligasi BLBI tersebut bermula dari instrumen yang diterbitkan negara Ketika menangani krisis keuangan pada periode tahun 1997 dan 1998.
Total akumulasi nilai obligasi yang diterbitkan saat itu tercatat mencapai Rp218,3 triliun, yang kemudian menjadi tanggungan pemerintah kepada Bank Indonesia.
Proses pembayaran dilakukan secara kontinu melalui mekanisme APBN dari waktu ke waktu selama hampir tiga dekade terakhir. Pembayaran tahap akhir pun akhirnya berhasil direalisasikan pada 24 Agustus lalu.
Penyelesaian kewajiban di penghujung jalan ini memanfaatkan instrumen Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari sisa surplus operasional Bank Indonesia.
Pemerintah memastikan seluruh alokasi tersebut dikelola secara transparan dan akuntabel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini
- 10OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya






