Gempa M5,2 Terjadi di Tenggara Malang, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan

AKURAT.CO Pusat gempa Malang hari ini berada di wilayah laut tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur. Gempa bumi dengan magnitudo 5,2 tersebut terjadi pada Senin (14/9/2026) pagi dan tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Gempa Malang hari ini terjadi pada pukul 08.42.08 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, lokasi pusat gempa berada sekitar 142 kilometer tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.
Meski memiliki kekuatan M5,2, gempa Malang hari ini tidak berpotensi tsunami. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang sekaligus mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Baca Juga: Kapan Pengumuman MagangHub 2026 Batch 2? Ini Jadwal Seleksi hingga Mulai Magang
Pusat Gempa Malang Hari Ini Berada di Laut
Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di laut pada koordinat 9,52 Lintang Selatan (LS) dan 112,85 Bujur Timur (BT).
Lokasi tersebut berada sekitar 142 kilometer tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sementara itu, gempa tercatat memiliki kedalaman 10 kilometer.
Berikut rincian gempa Malang hari ini berdasarkan informasi BMKG:
Waktu: 14 September 2026 pukul 08.42.08 WIB
Magnitudo: 5,2
Lokasi: 142 km tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur
Kedalaman: 10 kilometer
Koordinat: 9,52 LS dan 112,85 BT
Potensi tsunami: Tidak berpotensi tsunami
Gempa M5,2 Malang Hari Ini Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG memastikan gempa bumi M5,2 yang berpusat di laut tenggara Kabupaten Malang tersebut tidak berpotensi tsunami.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu panik akibat adanya potensi tsunami dari gempa tersebut. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Maulid Nabi di PKS, AMY Ajak Masyarakat Hidupkan Semangat Al-Qur’an dan Teladani Rasulullah
BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan
Selain memastikan tidak ada potensi tsunami, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG dalam keterangannya.
Gempa susulan merupakan hal yang dapat terjadi setelah gempa utama. Karena itu, masyarakat yang merasakan guncangan disarankan tetap tenang dan memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






