Akurat Logo

Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 NU

Moehamad Dheny Permana | 27 Agustus 2026, 15:17 WIB
Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 NU
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Jawa Timur.

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Jawa Timur untuk menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang.

"Siang ini, Bapak Presiden bertolak menuju Jawa Timur untuk menghadiri dan membuka secara resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang," ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Prabowo bersama rombongan terbatas siang ini dijadwalkan tiba Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur. Dari Juanda, Presiden akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Kiai Sepuh Lirboyo Soroti Dugaan Pengondisian Jelang Muktamar NU ke-35

Seskab Teddy menjelaskan, kehadiran Presiden dalam Muktamar NU merupakan bentuk penghormatan terhadap peran besar Nahdlatul Ulama yang selama lebih dari satu abad telah menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

"NU memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan, menjaga persatuan, merawat kehidupan beragama yang damai, serta membangun pendidikan dan kesejahteraan umat. Bapak Presiden menaruh penghormatan yang besar terhadap kontribusi para ulama, kiai, santri, dan seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama bagi bangsa dan negara," jelasnya.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, serta Kepala BGN Sudaryono.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.