Akurat Logo

Enggan Hanya Terima Laporan, Prabowo Pastikan Langsung Api Karhutla Sudah Padam dan Tidak Berulang

Moehamad Dheny Permana | 24 Agustus 2026, 11:20 WIB
Enggan Hanya Terima Laporan, Prabowo Pastikan Langsung Api Karhutla Sudah Padam dan Tidak Berulang
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Pekanbaru, Riau, untuk meninjau langsung penanganan karhutla, Senin (24/8/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Pekanbaru, Riau, untuk kembali meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (24/8/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk memastikan penanganan karhutla berjalan hingga tuntas. Sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan bahwa Presiden Prabowo ingin memastikan langsung kondisi terkini di lapangan setelah sebelumnya memimpin penanganan karhutla di Kalimantan.

"Bapak presiden ingin memastikan penanganan berjalan sampai tuntas, tidak hanya menerima laporan, tetapi melihat dan mendengar langsung sendiri kondisi di lapangan, memastikan titik api benar-benar padam, dan seluruh keputusan yang telah diambil dilaksanakan dengan cepat, terpadu, dan tepat," jelasnya.

Menurutnya, perhatian Presiden Prabowo tidak berhenti pada upaya pemadaman. Kepala negara juga menekankan pentingnya kordinasi antara pejabat lingkungan pemerintah daerah, khususnya gubernur, pangdam dan kapolda harus padu dalam mencegah karhutla berulang.

Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Respons Cepat, Bantuan Kembali Dikirim ke NTT dan Kalimantan

Bangun sistem pencegahan yang lebih kuat dan permanen, sehingga pemerintah tidak terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau.

"Arahan bapak presiden sudah jelas, bahwa kita tidak boleh setiap tahun hanya sibuk memadamkan api. Sistem pencegahannya harus diperkuat. Mulai dari sumur bor dan embung atau sumber air, pengawasan permanen, deteksi dini hotspot, hingga kesiapan desa-desa rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan jauh sebelum api muncul," kata Teddy.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kali ini yaitu Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnivian; Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya; dan Kepala BIN, Muhammad Herindra.

Selain memastikan pemadaman dan pencegahan, pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab karhutla.

Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, pemerintah tidak ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Perkuat Penanganan Karhutla, Prabowo Bakal Tindak Tegas Pihak yang Sengaja Lakukan Pembakaran

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.