Bukan Cuma Hasilkan Listrik, PSEL Bali Buka Ribuan Green Jobs dan Dorong Ekonomi Hijau

AKURAT.CO Pemerintah bersama Danantara telah melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan fasilitas Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali.
Fasilitas yang ditargetkan beroperasi penuh pada akhir 2027 ini, mampu mengolah hingga 1.500 ton atau 80 sampai 90 persen sampah harian menjadi energi listrik.
PSEL Bali diproyeksikan menjadi pelopor dan tolok ukur pengelolaan sampah nasional. Ke depannya, infrastruktur serupa akan dibangun di wilayah dengan timbulan sampah besar dan berstatus darurat sampah, seperti Kota Bekasi, Bogor Raya, serta delapan lokasi strategis lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Laksmi Widyajayanti, menjelaskan dampak strategis dari pembangunan proyek ini.
"Implementasi kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus meningkatkan pasokan energi bersih nasional untuk memperkuat ketahanan energi, serta menciptakan sekitar 1.200 lapangan kerja hijau (green jobs), peningkatan investasi teknologi ramah lingkungan, serta terbentuknya ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan," ujar Laksmi, dikutip Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: Pembangunan PSEL Palembang Wujudkan Kota Bersih Berenergi Hijau
Meski didukung teknologi pengolahan canggih di hilir, Laksmi mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tetap bergantung pada kesadaran masyarakat di tingkat hulu.
"Dengan adanya PSEL, bukan berarti semua sampah dapat dicampur. Pemilahan sampah sejak dari sumber merupakan kunci yang harus dimulai dari diri sendiri, 1 tetap menjadi langkah yang sangat penting yang kami harapkan dari seluruh masyarakat," tegasnya.
Pembangunan PSEL ini merupakan wujud nyata dari transformasi pengelolaan sampah nasional. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






