Prabowo Ingin Petani Jadi Pihak Paling Diuntungkan dari Program Biodiesel B50

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa petani harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari kebijakan hilirisasi kelapa sawit, terkait dengan peluncuran program Biodiesel B50.
Menurutnya, keberhasilan program B50 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memperbesar nilai tambah industri kelapa sawit.
Di sisi lain, Presiden Prabowo ingin memastikan arah utama kebijakan tersebut tetap berpihak kepada petani. Tujuannya agar petani menjadi kelompok yang paling diuntungkan dan lebih sejahtera dari proses hilirisasi kelapa sawit.
"Inilah upaya kita semuanya. Jadi hari ini tonggak bersejarah. Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik," kata Presiden Prabowo, saat peluncuran Mandatory Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Kamis (9/7/2026).
Dampak positif berbagai kebijakan pemerintah mulai dirasakan masyarakat di daerah. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari sejumlah provinsi, tingkat kesejahteraan petani menunjukkan tren peningkatan yang tercermin dari naiknya daya beli.
Baca Juga: Luncurkan Biodiesel B50, Presiden Prabowo: RI Hemat Devisa Rp170 Triliun, Rakyat Harus Makmur
"Saya juga dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen," kata Presiden Prabowo.
Tak hanya itu, peningkatan kesejahteraan petani juga terlihat dari semakin banyaknya petani yang mampu menunaikan ibadah umrah serta berkurban.
"Artinya mereka sekarang memiliki uang. Ini tujuan pembangunan kita, rakyat kita harus Makmur," ujarnya.
Menurut Presiden Prabowo, pemerintah tidak akan pernah menerima kondisi di mana rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan, sementara bangsa ini memiliki sumber daya alam yang melimpah.
Karena itu, seluruh kebijakan hilirisasi, termasuk pengembangan biodiesel berbasis sawit, diarahkan agar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat, terutama petani.
"Dan kita tidak boleh rendah diri. Kita tidak boleh menerima bahwa rakyat kita harus miskin. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu," ujarnya.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para peneliti, akademisi, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan biodiesel nasional. Ia juga mendorong agar inovasi terus dilakukan sehingga Indonesia mampu melangkah lebih jauh setelah keberhasilan implementasi B50.
"Saya sampaikan terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus. Teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu. Teruskan, jangan berhenti di B50, kalau bisa B60," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional







