Pemadaman Listrik Berulang Kali Rugikan Masyarakat, Kapan PLN Berbenah?

AKURAT.CO Pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keluhan masyarakat, akibat minimnya informasi dan pemberitahuan sebelumnya.
Anggota Komisi XII DPR, Jalal Abdul Nasir, mengatakan, apa pun penyebab gangguan yang terjadi, baik karena faktor teknis pembangkit maupun pemeliharaan jaringan, masyarakat berhak memperoleh informasi yang memadai. Agar dapat melakukan antisipasi dan penyesuaian aktivitas sehari-hari.
"Listrik hari ini bukan lagi sekadar kebutuhan pendukung tetapi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam bekerja, belajar, berusaha, hingga mengakses layanan publik. Karena itu, setiap gangguan yang terjadi harus diikuti dengan sosialisasi dan mitigasi yang baik," ujarnya, melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).
Politisi PKS tersebut menilai minimnya informasi terkait pemadaman berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar karena masyarakat tidak memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi gangguan listrik.
"Yang banyak dikeluhkan masyarakat bukan hanya padamnya listrik, tetapi juga minimnya informasi mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, dan perkiraan waktu pemulihan. Akibatnya, banyak aktivitas masyarakat dan pelaku usaha yang terganggu karena tidak sempat melakukan antisipasi," kata Jalal.
Baca Juga: Pemadaman Listrik Massal Lumpuhkan Palembang, LRT Sempat Berhenti Mendadak dan Penumpang Panik
Ia meminta PT PLN (Persero) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut, termasuk memperkuat sistem komunikasi publik dan mekanisme mitigasi apabila terjadi gangguan serupa di masa mendatang.
"Kami mendorong PLN untuk melakukan evaluasi secara transparan dan memastikan kejadian seperti ini tidak berulang tanpa pemberitahuan yang memadai. Sistem komunikasi kepada pelanggan harus menjadi bagian penting dari pelayanan kelistrikan yang andal," ujar Jalal.
Ia juga mengingatkan bahwa sebagai penyedia layanan strategis, PLN memiliki tanggung jawab untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan informasi.
"Struktural PLN harus dapat mempertanggungjawabkan gangguan yang terjadi dan memastikan langkah-langkah perbaikan dilakukan secara serius. Masyarakat tidak hanya membutuhkan listrik yang andal tetapi juga kepastian informasi ketika terjadi kendala di lapangan," ujarnya.
Jalal berharap pemerintah bersama Kementerian ESDM dan PLN dapat segera menyelesaikan persoalan yang menjadi penyebab gangguan serta meningkatkan kesiapan sistem kelistrikan nasional agar produktivitas masyarakat tidak kembali terganggu.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Jakarta
"Ke depan, yang harus menjadi fokus adalah pencegahan, mitigasi, dan komunikasi yang lebih baik. Jangan sampai masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan akibat kurang optimalnya penanganan dan penyampaian informasi," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








