Akurat Logo

Hasil Rakernas dan Rapimnas SOKSI, Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Kuatkan Ekonomi Pancasila

Wahyu SK | 16 Mei 2026, 22:51 WIB
Hasil Rakernas dan Rapimnas SOKSI, Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Kuatkan Ekonomi Pancasila
Rekomendasi Rakernas dan Rapimnas SOKSI 2026 memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk pembangunan nasional. Foto: Depinas SOKSI

AKURAT.CO Rapat Kerja Nasional I dan Rapat Pimpinan Nasional I Tahun 2026 Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) ditutup dengan sejumlah keputusan strategis organisasi, serta penegasan dukungan politik terhadap pemerintah dan Partai Golkar.

Penutupan Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026 yang digelar di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026), dihadiri Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia; Sekjen Partai Golkar, M Sarmuji; dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Tb. Ace Hasan Syadzily.

Ketua Panitia Penyelenggara Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026, Tb. Iman Aryadi, mengatakan, ada sejumlah rekomendasi eksternal dan internal yang dihasilkan Rapimnas.

Secara eksternal, rekomendasi hasil Rapimnas SOKSI mengusulkan pendiri SOKSI, Prof Dr Suhardiman sebagai pahlawan nasional.

Dalam rekomendasi SOKSI, kata Iman, juga memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk pembangunan nasional.

Baca Juga: SOKSI Kecam Fitnah ke Presiden Prabowo, Misbakhun: Silakan Kritik Pemerintah, tapi Jangan Menyerang Pribadi

"Termasuk SOKSI juga mendorong penguatan implementasi sistem ekonomi Pancasila," ujarnya.

Di samping itu, rekomendasi SOKSI mengungkapkan adanya aspirasi dari berbagai Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI yang meminta Bahlil untuk memimpin Partai Golkar selama dua periode.

"Dukungan ini merupakan amanah dari para kader SOKSI. Aspirasi daerah sangat kuat dan konsisten," ujar Iman, didamping Ketua Panitia Pengarah, Hakim Kamarudin, dan Ketua Panitia Pelaksana, Risman Pasigai, dalam menyampaikan rekomendasi hasil Rapimnas SOKSI Tahun 2026.

Sementara itu, rekomendasi yang bersifat internal di antaranya penyempurnaan program silabus Pendidikan Politik Kader Bangsa (P2KB) dan penguatan sistem perkaderan.

"SOKSI juga merekomendasikan percepatan konsolidasi SOKSI di seluruh Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Ketum Depinas SOKSI Misbakhun Dukung Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Rekomendasi lainnya adalah penataan konsentrasi dan lembaga-lembaga SOKSI serta penyusunan peraturan organisasi, meliputi hubungan Partai Golkar-SOKSI serta penetapan Ketua Umum Partai Golkar sebagai Dewan Kehormatan Khusus.

"Serta rekomendasi penguatan fungsi penanggulangan bencana melalui optimalisasi Bakornas sebagai respons atas perubahan iklim," katanya.

Iman berharap keputusan dan hasil rekomendasi dari rapimnas dapat memberikan kontribusi nyata bagi organisasi serta memperkuat peran SOKSI dalam pembangunan bangsa.

Sebelumnya, dalam pembukaan Rakernas dan Rapimnas SOKSI Tahun 2026, Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan, forum rakernas dan rapimnas menjadi panggung penting bagi konsolidasi internal organisasi SOKSI, sekaligus penguatan struktur politik Partai Golkar.

Dalam pidatonya, Misbakhun menyebut bahwa konsolidasi SOKSI dilakukan untuk memperkuat langkah konsolidasi yang dipimpin Ketua Umum Partai, Golkar Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: SOKSI Bahas Rivalitas AS-China dan Dampaknya terhadap Indonesia

Menurutnya, organisasi yang terkonsolidasi harus mampu menunjukkan bukti konkret, terutama melalui sistem kaderisasi yang kuat dan terukur.

"Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari konsolidasi besar Partai Golkar. Konsolidasi SOKSI ini adalah upaya untuk memberikan penguatan terhadap konsolidasi yang dilakukan Ketua Umum Bahlil Lahadalia. Ormas yang terkonsolidasi harus membuktikan diri melalui kaderisasi yang kuat," jelas Misbakhun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK