Pemerintah Perkuat Pengawasan PIP, Bantuan Pendidikan Dipastikan Tepat Sasaran

AKURAT.CO Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu komitmen pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menjamin akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, mengatakan program tersebut terus dioptimalkan untuk menekan angka putus sekolah sekaligus mendorong peserta didik melanjutkan pendidikan.
Menurutnya, manfaat PIP telah dirasakan langsung oleh murid di berbagai daerah, termasuk di SLB Negeri Cicendo.
“Penyerahan bantuan berupa buku tabungan dan kartu ATM kepada perwakilan murid menjadi momentum untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan, sekaligus memperkuat pengawasan agar bantuan tepat sasaran,” ujar Atip dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, Kemendikdasmen bersama Kejaksaan Republik Indonesia terus memperkuat pengawasan penyaluran PIP melalui sistem JAGA Indonesia Pintar.
Langkah tersebut dilakukan agar program berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“PIP memiliki tujuan utama untuk memutus rantai kemiskinan dan mengurangi angka putus sekolah. Untuk itu, ada sistem JAGA Indonesia Pintar yang bertujuan menjaga agar program ini tepat sasaran,” katanya.
Atip juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan ikut terlibat dalam pengawasan dan perbaikan tata kelola program.
“Kami mengundang seluruh pemangku kepentingan pendidikan yang terkait dengan PIP agar dapat melakukan perbaikan-perbaikan dan pengawasan secara semestinya,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenhut-UNEP Kebut Pengembangan Pasar Karbon RI
Di SLB Negeri Cicendo, bantuan PIP tahun 2026 diserahkan kepada perwakilan enam murid tuna rungu. Secara keseluruhan, terdapat 26 murid yang menerima manfaat program tersebut tahun ini.
Kepala SLB Negeri Cicendo, Santi Komaladini, mengapresiasi keberlanjutan program PIP yang dinilai sangat membantu kebutuhan pendidikan murid.
“Alhamdulillah pada periode ini ada 26 murid yang mendapatkan bantuan PIP. Terima kasih untuk program ini, PIP memiliki kebermanfaatan bagi kami semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses penyaluran dilakukan secara langsung dan transparan, dimulai dari pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik), koordinasi sekolah dengan orang tua murid, hingga pencairan dana secara mandiri melalui bank oleh masing-masing penerima.
Guru SLB Negeri Cicendo, Lina Marlina, menambahkan sebagian murid telah menerima pencairan dana PIP dengan lancar.
“Untuk periode saat ini, ada 9 murid yang telah menerima dana PIP, terdiri dari 3 murid SDLB, 2 murid SMPLB, dan 4 murid SMALB. Proses pencairan berjalan dengan baik,” jelasnya.
Manfaat PIP juga dirasakan langsung oleh para murid. Murid kelas XII, Inesta Aurelia, mengaku bantuan yang diterimanya sejak 2024 membantu memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus meningkatkan semangat belajar.
“Dengan adanya PIP, saya bertambah semangat untuk belajar dan melanjutkan pendidikan sampai kuliah,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan murid kelas IX, Muhammad Rio, yang telah menerima bantuan sejak 2022.
“PIP sangat membantu untuk kebutuhan sekolah dan mendorong saya untuk terus belajar. Saat ini saya sedang menekuni desain grafis, dan bantuan ini membuat saya semakin semangat,” tuturnya.
Berbagai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa PIP tidak hanya membantu pembiayaan pendidikan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar peserta didik untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Ke depan, pemerintah berharap penguatan pengawasan melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga dapat memastikan PIP terus berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat lebih luas bagi peserta didik yang membutuhkan.
Baca Juga: Korban Penipuan Digital Terus Bertambah Jadi 411 Ribu, Sisakan Kerugian Finansial dan Luka Emosional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH








