Subsidi Jaga Harga BBM Tak Naik, Misbakhun: Bentuk Nyata Kehadiran Negara untuk Rakyat

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menegaskan kebijakan subsidi tetap menjadi instrumen utama pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya menahan dampak kenaikan harga energi dunia agar tidak langsung dirasakan masyarakat, khususnya melalui stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Dia menyebut langkah tersebut dilakukan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Baca Juga: Harga BBM Mei 2026
"Di banyak negara harga energi naik, tapi di Indonesia BBM bersubsidi tetap dijaga agar tidak membebani masyarakat," ujar Misbakhun usai kegiatan serap aspirasi di Pasuruan, Jawa Timur, dikutip Minggu (3/5/2026).
Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, pemerintah juga melakukan berbagai strategi untuk menjaga pasokan energi, termasuk menjalin kerja sama dengan negara produsen minyak agar ketersediaan tetap aman.
Selain BBM, Misbakhun menyoroti stabilitas harga elpiji 3 kilogram yang tetap terjangkau sebagai bentuk keberlanjutan kebijakan subsidi energi.
Baca Juga: Harga BBM Mei 2026 Tetap, Ini Rincian Lengkapnya
Tak hanya itu, pemerintah juga mempertahankan berbagai program subsidi lainnya seperti listrik, Kredit Usaha Rakyat (KUR), iuran BPJS Kesehatan, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Di tengah dinamika global yang tidak menentu, kebijakan subsidi dan program perlindungan sosial menjadi pilar penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus melindungi kesejahteraan masyarakat.
"Anggaran yang digelontorkan bukan kecil, mencapai ratusan triliun rupiah. Ini bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat," tutup Misbakhun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







