BGN Gelar Forum ASEAN, Berbagi Pengalaman Penyediaan Makanan Bergizi di Sekolah

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar ASEAN-ID Nourish: Forum on Healthy School Meals and Nutrition for Human Capital Development and Resilient Food System, untuk memperkuat kerja sama regional di kawasan ASEAN dalam bidang gizi anak dan penyediaan makanan bergizi di sekolah.
Penyelenggaraan forum ini sejalan dengan mandat para Pemimpin ASEAN, khususnya melalui ASEAN Leaders' Declaration on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises tahun 2023, yang menekankan pentingnya penguatan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Deputi Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen (Purn) Suardi Samiran, mengatakan bahwa forum ini merupakan wujud komitmen Indonesia guna meningkatkan kualitas program makanan sekolah dan gizi anak.
Baca Juga: BGN Bantah Isu Balita Meninggal Akibat MBG, Orang Tua Tegaskan Murni Karena Sakit
"Forum ini menjadi momentum penting bagi negara-negara ASEAN untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam penyediaan makanan bergizi di sekolah. Kami percaya bahwa penyediaan makanan yang aman, bergizi, dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di kawasan," ujar Suardi di Jakarta dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Melalui forum ini, BGN mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik antarnegara anggota ASEAN serta mitra eksternal. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan dan implementasi program makanan sekolah yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
BGN juga akan berbagi praktik terbaik (best practices) terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sekitar 50 peserta yang berasal dari 11 negara ASEAN.
Suardi menambahkan forum ini juga menyoroti peran strategis pelaku dalam rantai pasok pangan, untuk mendukung keberhasilan program makanan sekolah.
Diharapkan, kerja sama regional dapat semakin konkret, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata dalam bidang pangan, gizi, dan pembangunan sumber daya manusia di kawasan ASEAN.
"Dalam forum ini kita juga akan membahas peran strategis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta pelaku lokal dalam mendukung penyediaan bahan pangan sekaligus memperkuat perekonomian daerah melalui rantai pasok program makanan sekolah," jelasnya.
Baca Juga: Layanan Video Conference Rp5,7 Miliar, BGN Sebut untuk Koordinasi Program MBG secara Serentak
Sebagai bagian dari kegiatan, para peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Semarang untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program, termasuk keterlibatan pelaku lokal dalam penyediaan makanan bergizi.
Forum ASEAN-ID Nourish ini diselenggarakan bersama oleh Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri, Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II Badan Gizi Nasional, dan Pemerintah Kota Semarang.
Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan Dialog Nasional Praktik Baik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan pemangku kepentingan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








