Ace Hasan Datangi KPK, Bawa Peserta Lemhannas Perdalam Integritas dan Antikorupsi

AKURAT.CO Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, mengunjungi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia turut didampingi Sekretaris Utama Lemhannas, Panca R.Z Panca.
Ace Hasan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mendampingi peserta pendidikan Lemhannas yang tengah mengikuti pembelajaran di KPK.
"Kita mau mengantar para peserta pendidikan Lemhannas. Sedang mendapatkan pendidikan dari KPK terkait integritas dan pendidikan antikorupsi," ujarnya.
Kegiatan itu menjadi bagian dari penguatan nilai integritas serta pemahaman mengenai pemberantasan korupsi bagi para peserta pendidikan Lemhannas.
Baca Juga: Gubernur Lemhannas Beberkan Pengarahan Presiden Prabowo kepada Ketua DPRD Se-Indonesia
Kerja sama tersebut juga mencerminkan sinergi antara Lemhannas dan KPK dalam membangun kepemimpinan nasional yang berintegritas.
Bagian dari Program P4N
Agenda kunjungan ini merupakan rangkaian Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N), salah satu program strategis yang diselenggarakan Lemhannas.
Program tersebut dirancang untuk menyiapkan calon pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, TNI/Polri, hingga kalangan profesional.
Selain materi kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.
Kunjungan ke KPK dinilai penting dalam kurikulum P4N karena memberi pemahaman langsung mengenai strategi pencegahan korupsi, penguatan integritas, serta peran pemimpin dalam membangun sistem pemerintahan yang akuntabel.
Baca Juga: BPIP dan Lemhannas Perbarui Model Ketahanan Nasional
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai praktik baik dalam pemberantasan korupsi, baik melalui penindakan, pencegahan, maupun pendidikan antikorupsi.
Kehadiran Gubernur Lemhannas di KPK juga menjadi bentuk pemantauan langsung atas proses pendidikan. Sekaligus memastikan materi yang diberikan selaras dengan kebutuhan kepemimpinan nasional yang berorientasi pada kepentingan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







