Survei Cyrus: 73,8 Persen Publik Puas Kinerja Pemerintah Tangani Bencana di Sumatera

AKURAT.CO Lembaga survei Cyrus Network merilis hasil survei terbaru terkait kinerja pemerintah dalam menangani bencana di wilayah Sumatera. Hasilnya, mayoritas publik menyatakan puas.
Survei yang dilakukan pada 1–5 April 2026 itu mencatat sebanyak 73,8 persen responden puas terhadap penanganan bencana oleh pemerintah.
Angka tersebut terdiri dari 66,4 persen responden yang menyatakan puas dan 7,4 persen sangat puas.
“Terkait penanganan bencana Sumatera oleh pemerintah, ada 73,8 persen publik merasa puas,” ujar peneliti utama Cyrus Network, Syahril Ilhami, dalam paparan daring, Selasa (14/4/2026).
Sementara itu, 25,2 persen responden menyatakan tidak puas, dan sisanya tidak memberikan jawaban.
Survei ini juga menunjukkan tren perbaikan persepsi publik. Sebanyak 79,6 persen responden menilai penanganan bencana saat ini lebih baik dibandingkan pada awal kejadian.
Meski demikian, ekspektasi publik terhadap peningkatan kinerja pemerintah masih sangat tinggi.
Sebanyak 95,6 persen responden menyatakan penanganan bencana perlu terus ditingkatkan ke depan.
Sejumlah indikator turut memperkuat tingkat kepuasan tersebut. Sebanyak 87,4 persen responden menilai informasi terkait bencana mudah diakses.
Baca Juga: Industri Fintech Pindar Bergejolak, Denda Rp755 Miliar dari KPPU Picu Perdebatan
Kemudian 83,6 persen menyebut pemerintah mampu menangani dampak pascabencana, dan 81,4 persen menyatakan bantuan telah tepat sasaran.
Selain itu, 80,8 persen responden menilai pemerintah merespons bencana dengan cepat dan koordinasi antarinstansi berjalan baik.
Adapun 74,1 persen responden menilai bantuan pemerintah telah mencukupi kebutuhan korban.
TNI Jadi Instansi dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi
Dalam hal kinerja instansi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mencatat tingkat kepuasan tertinggi, yakni sebesar 94,4 persen.
“Instansi yang paling tinggi tingkat kepuasannya adalah TNI dengan 94,4 persen,” kata Syahril.
Disusul oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (85,8 persen), pemerintah daerah (85,4 persen), PT PLN (83,1 persen), PT Pertamina (81,4 persen), Kementerian Komunikasi dan Digital (81 persen), Kementerian Pekerjaan Umum (80,4 persen), serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (79,9 persen).
Survei ini melibatkan 1.260 responden yang tersebar di 126 desa/kelurahan pada 38 provinsi di Indonesia.
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka.
Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±2,82 persen, survei ini juga dilengkapi kontrol kualitas ketat melalui verifikasi ulang terhadap 40 persen responden serta pengecekan kesesuaian pengisian kuesioner sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








