Presiden Prabowo Minta Kenaikan Biaya Haji Tidak Dibebankan ke Jemaah

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melindungi jemaah dari potensi kenaikan biaya haji akibat tekanan global.
Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, dalam rapat bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Menurut Irfan, Presiden telah memberikan arahan agar kenaikan biaya, khususnya pada komponen penerbangan, tidak dibebankan kepada jemaah.
“Presiden berharap, apa pun yang terjadi, jika ada kenaikan biaya, tidak dibebankan kepada jemaah haji kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah saat ini mulai membahas potensi kenaikan biaya tersebut dalam rapat terbatas, termasuk menghitung kebutuhan anggaran untuk menutup selisih yang timbul.
Kenaikan biaya penerbangan haji dipicu oleh sejumlah faktor global, seperti lonjakan harga avtur, meningkatnya premi asuransi risiko perang, serta potensi perubahan rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik di Timur Tengah.
Baca Juga: Kemhan Siapkan Pelepasan 4.000 Komcad ASN Gelombang I pada 22 April 2026
Meski demikian, pemerintah berupaya mencari skema terbaik agar jemaah tidak terbebani, sekaligus menjaga keberlanjutan pembiayaan haji.
Irfan menambahkan, koordinasi lintas sektor terus dilakukan, termasuk dengan maskapai dan otoritas terkait, guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan optimal.
“Itu merupakan komitmen Presiden yang harus kami tindak lanjuti, termasuk menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










