Prabowo Tawarkan Jepang Investasi Nyata, Transparan dan Menguntungkan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan kemitraan investasi yang nyata dan berkelanjutan, melalui pendekatan yang praktis serta berorientasi pada hasil.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato kunci pada Forum Bisnis Indonesia-Jepang yang digelar di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
"Dalam transformasi strategis ini, pendekatan kami sangat praktis dan pragmatis. Semua proyek kami harus layak, harus dapat dibiayai bank, harus memberikan manfaat nyata, pengembalian investasi yang nyata," ujar Presiden.
Baca Juga: Prabowo Dorong Kemitraan Indonesia-Jepang Naik Kelas dan Lebih Cepat
Dia menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap kolaborasi internasional, khususnya dengan Jepang, yang dinilai memiliki keunggulan dalam teknologi, metode, dan pengalaman industri.
Menurutnya, sinergi antara kekuatan tersebut dengan potensi sumber daya dan pertumbuhan Indonesia akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
"Itulah mengapa kami sangat terbuka terhadap partisipasi aktif Jepang, teknologi Jepang, pengalaman Jepang, metode Jepang. Kami percaya bahwa dikombinasikan dengan sumber daya kami, pertumbuhan kami, dan skala kami, hubungan ini dapat saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," tuturnya.
Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak hanya menawarkan peluang investasi, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah Indonesia telah membentuk sovereign wealth fund yang mengonsolidasikan berbagai aset dan perusahaan milik negara dalam satu manajemen terpadu, guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.
"Kami menginginkan manajemen yang rasional, praktik terbaik. Kami ingin memberantas korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dan hasilnya sangat menjanjikan," ucapnya.
Hasil awal dari pengelolaan dana kekayaan negara tersebut menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam tahun pertama operasionalnya, sejumlah aset mencatat peningkatan signifikan, bahkan hingga hampir 300 persen dalam pengembalian.
"Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300 persen dalam pengembalian aset. Ini sangat menggembirakan, tetapi kita tahu bahwa kita masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, kita optimis dengan arah perkembangan kita," jelas Prabowo.
Dia kembali menegaskan ajakan kepada para investor global untuk menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Indonesia. Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi dalam pembangunan industri, transfer teknologi, serta pertumbuhan ekonomi bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







