Pemerintah dan DPR Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Perbedaan Idulfitri 1447 H

AKURAT.CO Pemerintah bersama DPR mengajak masyarakat menjaga toleransi menyusul adanya perbedaan penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah antara pemerintah dan sebagian organisasi masyarakat Islam, seperti Muhammadiyah.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Idulfitri seharusnya menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, bukan memperbesar perbedaan.
“Mari kita jadikan momentum Idulfitri untuk mempererat ukhuwah, menyambung silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial,” ujarnya di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat yang merayakan Lebaran lebih awal agar tetap menghormati umat Muslim lain yang masih melanjutkan ibadah puasa hingga 30 Ramadan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa perbedaan dalam penetapan awal Syawal merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi sumber perpecahan.
“Jika ada yang meyakini 1 Syawal jatuh lebih awal, hal itu harus ditoleransi. Jangan sampai perbedaan ini merusak ukhuwah umat,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh umat Islam menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat persatuan.
Baca Juga: SPPG Dorong Ekonomi Lokal dan Semangat Belajar Anak di Daerah
Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenag menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berdasarkan hasil sidang isbat.
Nasaruddin menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah menerima laporan rukyat dari seluruh wilayah Indonesia yang menyatakan hilal tidak terlihat.
“Dari Papua hingga Aceh tidak ada yang melihat hilal. Berdasarkan hisab, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujarnya.
Dengan penetapan tersebut, mayoritas umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri secara serentak pada tanggal tersebut, di tengah perbedaan penentuan oleh sebagian kelompok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah










