Menag: Perbedaan Penetapan Idulfitri Lazim Terjadi

AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memastikan perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri merupakan hal yang lazim terjadi dalam kehidupan beragama di Indonesia.
Pemerintah akan menentukan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah melalui mekanisme sidang isbat.
"Dan Lebarannya pun juga ya perbedaan itu kita terima sebagai suatu hal yang biasa di Indonesia. Nanti kita akan lihat sidang isbat penentuannya kapan pastinya akan Idulfitri," kata Menag, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Menurut Menag, pemerintah akan terus berupaya menjaga suasana toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Baca Juga: Kapan Idulfitri 2026 Diperkirakan Jatuh? Cek Kepastiannya di Sini!
Terutama dalam momentum hari-hari besar keagamaan yang berdekatan waktunya.
Momentum berdekatan antara Nyepi dan malam takbiran pun menjadi contoh nyata betapa kuatnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
"Nilai yang harus terus dijaga dan diperkuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Menag.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa






