Sekolah Rakyat, Jembatan Anak Bangsa Wujudkan Impian

AKURAT.CO Program Sekolah Rakyat yang merupakan inisiatif besar Presiden Prabowo Subianto, menjadi harapan baru bagi anak-anak yang mengalami kesulitan dalam menjangkau fasilitas pendidikan.
Kehadiran Sekolah Rakyat diyakini dapat menjadi jembatan bagi anak-anak, khususnya dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, untuk menggapai mimpi dan cita-cita mereka.
Sebagaimana diungkapkan oleh Zawandita, siswa kelas 7 Sekolah Rakyat Menengah Pertama 6 Jakarta. Di balik wajah cerianya, tersimpan harapan besar. Setiap kali berbicara tentang masa depan, matanya pun berbinar.
Baca Juga: Biaya Nol dan Hidup Teratur, Sekolah Rakyat Ringankan Beban Masyarakat dan Ubah Nasib Anak Bangsa
"Aku mau jadi pengusaha di bidang kuliner, karena dari kecil aku udah punya bakat masak, terus aku juga suka banget sama hal yang berbau kuliner, jadi aku mau bakatku ini bisa bikin aku jadi sukses," ujarnya dengan penuh keyakinan, saat ditemui Selasa (5/8/2025).
Zawandita mengaku sejak kecil telah akrab dengan dunia dapur. Dia bahkan beberapa kali membantu ekonomi keluarga, dengan menjual kue-kue kering di rumah.
"Sangat mendukung, aku beberapa kali juga jualan di rumah di-support orangtua, aku jual kue-kue manis, kue lebaran gitu, buat membantu ekonomi di rumah juga," paparnya antusias.
Cita-cita serupa juga diungkapkan Rayhan, teman sekelas Zawandita. "Cita-cita saya ingin jadi pengusaha kuliner. Karena ayah ibu saya bisa masak dan saya juga diajarkan masak," tuturnya penuh semangat.
Bagi Rayhan, dukungan keluarga menjadi dorongan terbesar. "Karena cita-cita untuk saya menjadi pengusaha adalah keinginan ibu saya," katanya.
Bagi keduanya, Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis. Lebih dari itu, program ini membuat mimpi yang dulu terasa jauh, kini perlahan semakin dekat.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Lebih Manjur Entaskan Kemiskinan Ketimbang Bansos
"Terima kasih banyak Bapak Presiden, Bapak Prabowo telah membuat sekolah rakyat yang benar-benar membantu mengurangi beban orang tua kami. Dan kami selaku siswa sekolah rakyat sangat bersemangat sekolah di sini karena fasilitas yang Anda berikan sangat mencukupi untuk hidup kami," ungkap Zawandita.
Rayhan pun tak ketinggalan menyampaikan rasa terima kasihnya. "Terima kasih Pak Prabowo sudah menyiapkan program Sekolah Rakyat ini. Saya jadi bisa bersekolah di sini dengan aman, nyaman dan damai," ujarnya dengan haru.
Di ruang-ruang kelas Sekolah Rakyat, mimpi-mimpi anak-anak seperti Zawandita dan Rayhan tak lagi sekadar angan. Dengan pendidikan, dukungan keluarga, dan kesempatan yang setara, mereka percaya satu hal bahwa masa depan kini terasa lebih dekat dari sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







