Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi, 9.700 Siswa dari Keluarga Miskin Ekstrem Mulai Belajar

AKURAT.CO Pemerintah mulai mengoperasikan program Sekolah Rakyat secara bertahap sejak Senin (14/7/2025), menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di berbagai daerah.
Dalam dua hari pertama pelaksanaan, tercatat lebih dari 9.700 siswa telah mulai belajar di 63 titik lokasi yang ditetapkan.
Hal ini disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadiri rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025).
“Mulai kemarin itu ada 9.700 lebih siswa berada di 63 titik,” kata Gus Ipul.
Untuk mendukung jalannya proses belajar mengajar, pemerintah telah menurunkan lebih dari 1.500 guru, 100 kepala sekolah, dan 2.000 lebih tenaga kependidikan.
“Jumlah guru lebih dari 1.500 orang, ada 100 kepala sekolah, dan lebih dari 2.000 tenaga kependidikan yang terlibat,” ujarnya.
Gus Ipul menegaskan seluruh tenaga pengajar di Sekolah Rakyat merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Baca Juga: Jelang HAN 2025, Menteri PPPA Dorong Anak Main Dolanan: Saatnya Tinggalkan Gadget, Rayakan Budaya
“ASN semua. Ada yang PNS, ada yang PPPK. Tidak ada guru honorer yang dilibatkan,” tegasnya.
Ia menyebut proses rekrutmen dan penempatan tenaga pendidik diatur langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial dan sejauh ini seluruh proses berjalan sesuai standar.
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok miskin ekstrem, sekaligus sebagai langkah konkret membangun sumber daya manusia unggul di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









