Akurat Logo

Pemerintah Perlu Buat Perencanaan Keberlanjutan Siswa Usai Lulus dari Sekolah Rakyat

Ahada Ramadhana | 15 Juli 2025, 20:30 WIB
Pemerintah Perlu Buat Perencanaan Keberlanjutan Siswa Usai Lulus dari Sekolah Rakyat

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meyakini Sekolah Rakyat mampu mengentaskan kemiskinan di Indonesia jika dilaksanakan sesuai prosedur dan perencanaan.

"Selama itu dilakukan dengan sesuai perencanaan, sesuai prosedur, yang saya maksud prosedur di sini prosedur rekrutmen. Kemudian yang menjadi masterplan di Sekolah Rakyat itu bisa sesuai dilaksanakan, maka saya juga meyakini bahwa Sekolah Rakyat ini menjadi salah satu untuk mengurangi angka kemiskinan tadi," kata Lalu, di Gedung Parlemen DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Dia mengatakan, Presiden Prabowo memiliki cita-cita untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin agar tidak kembali mewarisi kemiskinan. Dia pun optimis, program sekolah rakyat akan terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Bentuk Karakter Anak Sesuai Nilai Pancasila di Era Kemajuan Teknologi

"Karena cita-cita dari Presiden Prabowo sungguh sangat mulia, beliau tidak menginginkan masyarakat kita hari ini, anak-anak kita yang terakhir di keluarga miskin dan miskin ekstrim ini, kemudian mewarisi miskin dan miskin ekstrim dari orangtuanya," jelasnya.

Dia menegaskan, pemerintah harus sudah mulai memikirkan keberlanjutan untuk para murid sekolah rakyat setelah selesai mengikuti proses belajar di sekolah rakyat.

"Pemerintah harus sudah mulai memikirkan bahwa nanti setelah mereka selesai dari Sekolah Rakyat ini, apakah dipersiapkan melanjutkan ke perguruan tinggi atau dipersiapkan untuk dunia kerja. Itu penting," ujar dia.

"Keberlanjutannya harus diperhatikan. Bukan hanya sekolah rakyatnya saja, kemudian selanjutnya anak-anak ini mau ke perguruan tinggi atau dunia kerja," tambahnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.