Ribuan CPNS Mengundurkan Diri, Ini Penjelasan Kepala BKN

AKURAT.CO Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, angkat bicara soal pengunduran diri calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ramai diberitakan belakangan ini.
Menurutnya, pengunduran diri tersebut merupakan konsekuensi dari proses optimalisasi penerimaan CPNS yang telah dirancang sejak awal.
"Saya ingin menyampaikan terkait optimalisasi rekan-rekan. Yang banyak muncul di media, banyak yang mengundurkan diri. Nah, yang banyak mengundurkan diri itu hasil dari optimalisasi penerimaan CPNS," kata Zudan usai rapat bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Dia menjelaskan, optimalisasi dilakukan untuk mengisi formasi-formasi kosong yang tidak memiliki pelamar atau tidak terpenuhi saat proses seleksi awal.
Baca Juga: Pembatalan Kelulusan CPNS Sebanyak 714 Peserta, Alasannya Ternyata Ini!
"Optimalisasi itu konsepnya begini. Ada formasi yang kosong, tidak ada pendaftarnya. Kalau itu dibiarkan, akan terjadi kekosongan yang besar," ujarnya.
Sebagai contoh, seorang pelamar yang gagal lolos di formasi Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) karena hanya menempati peringkat ketiga dari dua kuota yang tersedia. Namun, formasi serupa di Universitas Udayana yang masih kosong akhirnya diisi oleh pelamar tersebut melalui sistem optimalisasi.
"Maka, agar di Udayana tadi tidak kosong, dikirimlah yang melamar di UI ini yang tadi tidak diterima menjadi diterima di Udayana. Ini dikirim secara sistem dari tes yang terbaik hasilnya," jelasnya.
Dia juga mengungkap, formasi yang berhasil terisi melalui skema optimalisasi ini mencapai sekitar 16 ribu posisi. Namun dari jumlah itu, terdapat sekitar 1.900 orang yang mengundurkan diri, atau sekitar 12 persen, sehingga tingkat keterisian formasi CPNS mencapai 88 persen.
"Bayangkan bila tidak ada optimalisasi, akan terjadi kekosongan 16 ribu. Dengan optimalisasi ini, yang mengundurkan diri sebanyak 12 persen, terisi 88 persen. Itu ya teman-teman semua, mohon bisa disebarluaskan luas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







