Akurat

Prabowo Tolak Titip-titipan, Anas Urbaningrum Yakin Danantara Dikelola Orang yang Tepat

Atikah Umiyani | 6 Maret 2025, 17:27 WIB
Prabowo Tolak Titip-titipan, Anas Urbaningrum Yakin Danantara Dikelola Orang yang Tepat

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar pembentukan Tim Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dilakukan secara profesional tanpa ada titip-titipan.

Dia menilai, adanya perintah tersebut sebagai tanda bahwa Presiden Prabowo percaya pada sistem meritokrasi. Yaitu, menempatkan seseorang berdasarkan kemampuan dan prestasinya, bukan berdasarkan kekayaan atau status sosial.

"Perintah Presiden ini artinya percaya pada meritokrasi. Menjalankan merit system, bukan spoil system," kata Anas melalui X pribadinya, @anasurbaningrum, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga: Rosan Pastikan Danantara Berinvestasi Cermat dengan Dampak Ekonomi Jangka Panjang

"Dari sisi manajemen personalia atau sistem rekruitmen, inilah cara yang paling tepat. Pilihan yang rasional untuk membangun kepercayaan," sambungnya.

Dia menilai, perintah ini juga menjadi angin segar bagi pasar bahwa Danantara akan dikelolah oleh orang-orang yang tepat. "Kode keras kepada pasar bahwa Danantara dikelola oleh orang-orang yang tepat, sehingga potensi salah urusnya sangat kecil," ujarnya.

Atas perintah tersebut, Anas berharap Kepala Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, bisa mengimplementasikannya dengan baik.

"Terhadap perintah dan arahan Presiden itu, pilihannya hanya satu. Laksanakan dengan baik dan lurus. Jangan belak-belok, jangan bikin olah-olah, jangan bikin gerakan tambahan," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan Badan Pengelola Investasi Nasional Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Dalam pertemuan itu, Prabowo menegaskan pentingnya profesionalisme dalam penyusunan tim Danantara. Hal ini guna memastikan, keberlanjutan investasi yang berdaya saing dan berdampak positif bagi perekonomian nasional.

Baca Juga: Pesan Prabowo Soal Pembentukan Tim Danantara: Tak Boleh Ada Titip-titipan

Kepala Danantara yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas laporan kegiatan dan perkembangan awal Danantara sejak diluncurkan.

Rosan menyebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar pemilihan tim Danantara dilakukan dengan selektif tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

"Bapak Presiden menyampaikan kepada kami, pilihlah orang-orang terbaik di dalam tim Danantara ini, tidak boleh ada titipan-titipan. Pilih yang terbaik tidak hanya di Indonesia, terbaik di dunia pun dimasukkan sebagai beberapa alternatif," ujar Rosan.

Sebagai bagian dari upaya perekrutan yang transparan dan profesional, Rosan mengatakan bahwa Danantara bekerja sama dengan headhunter dan advisor dari dalam maupun luar negeri.

Dia juga menegaskan, bahwa daftar nama akan diumumkan dalam waktu dekat agar masyarakat dapat menilai sendiri kredibilitas tim yang akan mengelola dana investasi nasional tersebut.

"Harapannya dalam waktu dekat mungkin minggu depan saya rasa kita akan umumkan nama-nama tersebut sehingga dari publik, dari masyarakat bisa melihat dan bisa menilai bahwa nama-nama yang duduk sebagai pengelola dan juga manajemen di Danantara ini adalah nama-nama yang reputable, yang terbukti track record-nya, yang bersih dan memang expertise di bidangnya," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.