Pemerintah Bakal Sanksi Distributor Nakal yang Bikin Harga Minyakita Naik

AKURAT.CO Pemerintah tidak segan-segan, memberikan sanksi kepada oknum distributor nakal yang membuat harga minyak bersubsidi Minyakita melonjak dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengatakan pihaknya pasti akan memberikan peringatan terlebih dahulu jika ada distributor yang menjual Minyakita di atas HET. Jika peringatan diberikan namun masih nakal, maka pemerintah akan mencabut izin distributor nya.
"Ada (sanksi), kalau kan kita ingatkan kita peringatkan dulu kalau dia tetap melakukan itu ya kita cabut izin. Izin distributornya kita cabut," ujar Budi usai rapat bersama Komisi VI DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Baca Juga: Mendag Pastikan MinyaKita Akan Dipasok hingga Dua Kali Lipat untuk Lebaran 2025
Dia menyebut, pemerintah saat ini sudah mengupayakan pasokan dua kali lipat Minyakita terutama jelang lebaran Idul Fitri 2025.
Sehingga, kenaikan harga Minyakita ini menurutnya bukan disebabkan oleh kurangnya pasokan, melainkan oknum distributor yang nakal menjual di atas HET.
"Jadi sebenarnya dari sisi pasokan enggak ada masalah, tapi kita akan tingkatkan pengawasan kita di lapangan," ucap dia.
Dia pun berharap, harga Minyakita akan segera normal di pasaran. Dia juga meminta masyarakat, untuk tidak segan melaporkan jika ada distributor yang nakal kepada pihak berwajib.
"Ya mudah-mudahan doain aja semua normal dan tolong menyampaikan ke kami kalau ada pelanggaran-pelanggaran. Karena kemarin temuan-temuan di Tangerang yang di Minyakita itu juga karena aduan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






