Hadiri Sidang Kabinet Terakhir, Menteri AHY Komitmen Tuntaskan Program Prioritas

AKURAT.CO Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan menuntaskan program-program prioritasnya sebelum berakhir masa jabatan pada 20 Oktober 2024.
Dia mengatakan, ada sejumlah program prioritas tersebut sudah dituntaskan. Seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang sudah mencapai ratusan juta bidang tanah di seluruh Indonesia.
"Untuk program nasional PTSL per hari ini sudah lebih dari 117 juta bidang tanah. Di bidang Reforma Agraria, baik itu penataan aset maupun penataan akses dan peningkatan ekonomi masyarakat akan kita kawal. Terakhir tentunya yang berurusan dengan upaya membasmi atau melawan kejahatan pertanahan oleh mafia tanah," kata AHY usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna terakhir, di Istana Garuda, IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (13/09/2024).
Baca Juga: Di Sidang Paripurna Terakhir, Jokowi Minta Maaf ke Seluruh Anggota Kabinet
Dia juga berkomitmen akan terus melaksanakan pemberantasan mafia tanah, untuk menyelamatkan potensi kerugian negara dan memberikan keadilan bagi masyarakat.
"Pemberantasan mafia tanah dapat memberikan kepastian hukum bagi para investor yang akan hadir di Indonesia dan tentunya keadilan bagi masyarakat juga menjadi utama karena banyak sekali masyarakat yang tidak berdaya masyarakat rentan, lemah, yang kemudian hak-haknya diserobot begitu saja, perlu kita bela dan kita perjuangkan," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), memerintahkan kepada seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju, untuk menuntaskan segala pekerjaan, di bulan terakhir masa jabatan.
Perintah tersebut Jokowi sampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna kedua, sekaligus terakhir kalinya bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Garuda IKN, Kalimantan Timur, Jumat (13/9/2024).
"Pertama, segera tuntaskan di bulan terakhir ini program kerja utama yang sudah dimulai baik yang berkaitan serapan," kata Jokowi.
Dia meminta seluruh menterinya merampungkan tugas seperti laporan pertanggungjawaban, serta kendala-kendala yang belum selesai di pos menteri masing-masing. "Yang berkaitan dengan administrasi pertanggungjawaban, serta kendala-kendala yang belum terselesaikan," tutup Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







