Terima Kunjungan Imam Besar Al-Azhar, Puan: Beliau Dukung Kepemimpinan Perempuan dan Kemerdekaan Palestina

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menerima kunjungan dari Grand Syekh (Imam Besar) Al-Azhar, Ahmed Al Tayeb, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Puan mengungkapkan bahwa Imam Besar Al-Azhar ingin memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mesir yang telah berlangsung selama 77 tahun.
“Beliau menyampaikan bahwa saat ini hubungan antara Mesir dan Indonesia sudah berjalan 77 tahun, dan beliau datang ke sini karena memang ingin memperkuat hubungan antara Indonesia dan Mesir. Mesir adalah negara Arab pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia pada waktu itu,” ujar Puan dalam konferensi pers.
Baca Juga: Resmi! Halte TransJakarta GBK Berganti Nama Jadi Senayan Bank DKI
Puan juga mengungkapkan bahwa setelah bertemu dengannya sebagai Ketua DPR, Imam Besar Al-Azhar akan bersilaturahmi dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, yang merupakan putri dari Presiden pertama RI, Soekarno.
“Tadi beliau menyampaikan karena ingin bertemu dengan Ketua DPR yang kebetulan cucunya Bung Karno. Setelah ini, beliau juga akan bertemu dengan Ibu Megawati, presiden ke-5 yang juga merupakan putri dari founding father Bung Karno,” ungkapnya.
Selain itu, politisi PDIP ini mengatakan bahwa Imam Besar Al-Azhar juga menyampaikan dukungannya terhadap kepemimpinan perempuan tanpa membeda-bedakan dengan pemimpin laki-laki.
Baca Juga: Menilik Potensi Chatbot AI dalam Pelayanan Publik
“Beliau juga mendukung kepemimpinan perempuan tanpa membeda-bedakan perempuan dan laki-laki untuk bisa menduduki semua posisi, termasuk di politik,” jelasnya.
Puan menambahkan bahwa pembahasan terakhir yang dibahas adalah tentang konsistensi peran Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina yang harus tetap dilanjutkan.
“Juga bagaimana mendukung kemerdekaan Palestina dan berharap apa yang diperjuangkan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina itu tetap konsisten. Kita harus bersama-sama sampai Palestina merdeka. Beliau berharap apa yang terjadi di Gaza bisa dihentikan, membuka akses-akses bantuan kemanusiaan seluas-luasnya, dan mencapai perdamaian melalui jalan diplomasi atau dialog,” demikian Puan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








