Inilah Jadwal Resmi Kegiatan Paus Fransiskus Selama di Jakarta 3-6 September 2024

AKURAT.CO Panitia Kunjungan Bapa Suci Fransiskus telah mengumumkan jadwal resmi kegiatan Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik dunia, yang akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 September 2024.
Menurut keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (6/7/2024), Paus Fransiskus akan berangkat dari Roma, Italia menuju Jakarta pada Senin (2/8/2024).
Selain mengunjungi Indonesia, Paus Fransiskus juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Sehubungan dengan itu, berikut adalah jadwal kegiatan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.
Jadwal kegiatan kunjungan Paus Fransiskus
Selasa, 3 September 2024
- Pukul 11.30 WIB: tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan mendapat sambutan resmi.
Baca Juga: Mahfud MD: KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada, Semua Komisioner Sebaiknya Mengundurkan Diri
Rabu, 4 September 2024
- Pukul 09.30 WIB: upacara penyambutan resmi di halaman Istana Merdeka.
- Pukul 10.00 WIB: kunjungan kehormatan kepada Presiden Jokowi di Istana Merdeka.
- Pukul 10.35 WIB: pertemuan dengan pemerintah, masyarakat sipil, dan korps diplomatik di Aula Istana Negara.
- Pukul 11.30 WIB: pertemuan pribadi dengan anggota Serikat Jesuit di Kedutaan Besar Vatikan.
- Pukul 16.30 WIB: pertemuan dengan uskup, imam, diakon, biarawan-biarawati, seminaris, dan katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta.
- Pukul 17.35 WIB: pertemuan dengan kaum muda dari Scholas Occurantes di Youth Center Graha Pemuda, Kompleks Katedral Jakarta.
Kamis, 5 September 2024
- Pukul 09.00 WIB: pertemuan dengan tokoh lintas agama di Masjid Istiqlal.
- Pukul 10.15 WIB: pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Pusat Konferensi Waligereja Indonesia.
- Pukul 17.00 WIB: misa akbar di Gelora Bung Karno (GBK).
Jumat, 6 September 2024
- Pukul 09.15 WIB: upacara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
- Pukul 09.45 WIB: berangkat dengan pesawat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta menuju Port Moresby, Papua Nugini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








