DPR Dorong Pemerintah Jadikan Jemaah Haji Indonesia Pionir Percontohan Dunia

AKURAT.CO Jelang musim haji 2024, Komisi VIII DPR mendorong pemerintah terus meningkatkan kualitas penyelengaraan ibadah haji.
Anggota Komisi VIII DPR, Muchamad Nabil Haroen, menyebut, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama, sudah bekerja keras untuk memperbaiki tata kelola penyelenggaraan haji. Meski ada beberapa hal yang perlu dicatat oleh pemerintah.
"Pemerintah Indonesia perlu meneruskan kerja bagus melalui diplomasi haji, yakni dengan menjadikan haji Indonesia sebagai percontohan dunia," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (12/5/2024).
Baca Juga: Menag Yaqut Apresiasi Pemerintah Saudi Tambah Layanan Fast Track Jemaah Haji
Nabil mengapresiasi upaya pemerintah karena Indonesia tahun ini mendapatkan 221.000 kuota haji dengan tambahan porsi 20.000 jemaah.
Sehingga dengan kesempatan itu seharusnya Indonesia bisa mendapatkan kuota haji lebih banyak dan jarak waktu dari pendaftaran hingga pelaksanaan ibadah bisa lebih pendek.
"Ini tentu saja hal yang baik. Dengan komunikasi strategis antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Arab Saudi agar kuota haji terus naik. Dengan demikian, masa tunggu warga Indonesia yang akan mendaftar haji menjadi semakin pendek," tuturnya.
Selain itu, Nabil juga mendorong Kemenag untuk meningkatkan kualitas jemaah haji Indonesia.
Contohnya agar lebih tertib, ramah dan bersih dalam melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
Baca Juga: Pemprov DKI Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama, 388 Orang Berangkat ke Tanah Suci
"Saya mendorong agar Kemenag juga tidak hanya fokus untuk haji ramah lansia. Juga ke depan menjadikan jemaah haji Indonesia percontohan dunia dalam hal ketertiban, keramahan serta kebersihan. Kita bisa mendorong jemaah haji Indonesia sebagai pionir yang selalu menjaga kebersihan ketika prosesi ibadah haji. Insya Allah pelayanan haji Indonesia akan semakin baik," tandas Nabil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 7Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







