Akurat Logo

Pemprov DKI Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama, 388 Orang Berangkat ke Tanah Suci

Arief Rachman | 12 Mei 2024, 07:00 WIB
Pemprov DKI Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama, 388 Orang Berangkat ke Tanah Suci

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melepas kloter pertama jemaah asal Provinsi DKI Jakarta.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, menjalankan ibadah haji memberikan pengalaman baik dan berpengaruh positif bagi para setiap jamaah.

"Jemaah haji Indonesia memiliki porsi besar yang diberangkatkan ke Tanah Suci dengan profil jemaah yang beragam dari sosial, kultur, budaya, bahasa, usia, pendidikan sehingga membutuhkan upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan mengenai manasik haji dan umrah," ungkap Widyastuti, sesaat melepas jemaah di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (11/5/2024).

Baca Juga: Bagaimana Peran Bank Sentral, Perbankan Komersial, dan Lembaga Keuangan dalam Membentuk Penawaran Uang?

Dan khusus Provinsi DKI Jakarta, sambung Widyastuti, tidak kurang 8.000 jemaah akan diberangkatkan dalam 2 gelombang. Pihaknya melepas kloter pertama dengan 388 orang jemaah yang berasal dari Kota Jakarta Barat.

"Pada kesempatan ini kami menyampaikan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik sehingga membutuhkan nutrisi yang baik, istirahat yang cukup dan kesehatan yang sempurna sehingga proses istitha’ah dilakukan sejak dini sebelum pemberangkatan. Dengan kata lain, bapak/ibu jemaah yang diberangkatkan dianggap layak untuk terbang dan menunaikan ibadah haji," ungkapnya.

Pada sisi lain, lanjut Widyastuti, ibadah haji akan memberikan pengalaman spiritual yang menarik karena berpindah sekelompok orang dari Jakarta ke negara Arab yang memiliki kebudayaan dan tradisi yang berbeda.

Baca Juga: Mengapa Ibadah Haji Diwajibkan Hanya untuk Orang yang Sudah Mampu?

Sehingga pada kesempatan itu pihaknya berpesan untuk mengikuti semua aturan yang berlaku di Arab Saudi.

"Semua arahan dan informasi yang diberikan para petugas untuk dapat diikuti karena sudah dipertimbangkan dengan seksama konsekuensi dari kebijakan yang diambil. Jika Bapak/Ibu ada kendala dan permasalahan mengenai manasik, kesehatan maupun kebingungan selama berada di tanah suci maupun selama perjalanan jangan sungkan untuk berkonsultasi kepada para petugas," imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.