Lawatan ke Inggris, Gibran Akan Kembangkan Ekonomi Berbasis Inovasi

AKURAT.CO Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan kunjungannya ke Inggris terkait dengan upaya pengembangan ekonomi berbasis inovasi. Salah satunya dengan mengunjungi perusahaan teknologi milik Dr Fauzan Adziman bernama Alloyed Ltd.
Dia menjelaskan, salah satu prioritas Kota Surakarta yang diimplementasikan melalui Solo Technopark adalah kawasan inovasi yang berdaya saing internasional.
"Indonesia perlu membangun ekosistem komersialisasi riset dan ekonomi berbasis inovasi digital," kata Gibran melalui keterangan resmi, dikutip Antara, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Kini Follow Tom Lembong hingga Sri Mulyani, Ibas Sudah Bukan Satu-satunya
Hal itu perlu dimulai dari daerah dengan sinergi berbagai pihak, seperti industri, universitas, modal ventura, bisnis dan pemerintah pusat. Di mana Solo Technopark telah merintis ke arah sana.
Secara umum, Indonesia memiliki potensi besar untuk menggarap sumber daya alam, termasuk mineral tanah jarang.
"Melalui kunjungan ini, saya melihat peluang besar bagi Indonesia untuk mengoptimalkan hilirisasi mineral kritis hingga menghasilkan produk bernilai tinggi. Ke depannya, hilirisasi di Indonesia harus bisa sampai ke ujung, end to end," imbuhnya.
Menurut dia, apa yang dilakukan oleh perusahaan tersebut sangat memungkinkan untuk dikembangkan di Indonesia.
"Dengan demikian diharapkan bisa menjadi bagian dari global supply chain material baru dan produk bernilai tinggi. Ini juga sejalan dengan pengembangan berbagai science and technopark yang sedang didorong Kemdikbudristek di beberapa perguruan tinggi," katanya.
Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Serupa dengan Ajaran Nabi Ibrahim AS
Sementara itu, Fauzan Adziman yang merupakan seorang diaspora technopreneur Indonesia di Oxford, Inggris menyampaikan gagasan membentuk Global Forum for Indonesian Technopreneurs (Global FIT) untuk mendorong lahirnya Innovation-Driven Economic Acceleration Strategy (IDEAS) untuk Indonesia.
"Kami siap menjembatani ekosistem inovasi Indonesia ke dunia global untuk mendorong akselerasi ekonomi Indonesia," katanya.
Terkait hal itu, Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, terus mendorong optimalisasi peran diaspora Indonesia dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan menjadi bagian dari global supply chain.
"Ada banyak diaspora technopreneur di luar negeri, termasuk Inggris. Mereka adalah aset bangsa yang dapat berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi dan inovasi Indonesia," jelas Desra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








