Moeldoko: Percepat Pergantian Panglima TNI, Jokowi Tak langgar Tradisi

AKURAT.CO Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menepis Presiden Jokowi melanggar tradisi dalam pergantian Panglima TNI. Presiden sudah menunjuk KSAD Jenderal Agus Subiyanto menggantikan Laksamana Yudo Margono yang telah memasuki masa pensiun.
Moeldoko, yang pernah menjabat Panglima TNI menyebut, tak ada percepatan pergantian. Dia mengakui adanya tradisi perwira TNI umumnya baru pensiun satu bulan setelah memasuki usia 58 tahun, artinya Yudo yang berulang tahun pada November, idealnya pensiun pada Desember 2023.
"Saya dahulu lahir pada tanggal 8 Juli, saya pergantian tanggal 8 Juli tidak ada masalah. Akan tetapi, saya secara resmi mengakhiri tugas saya sebagai prajurit TNI itu pada tanggal 1 Agustus, itu kira-kira bedanya. Tidak ada percepatan, tidak ada upaya tetek bengek, memang sudah waktunya," kata Moeldoko, di Kantor KSP, Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Uji Kelayakan Jenderal Agus Digelar 13 November 2023
Dirinya mengakui adanya tradisi perwira baru pensiun satu bulan setelah berusia 58 tahun, namun untuk urusan pergantian Panglima TNI, hal itu tak berlaku.
"Kebetulan Pak Yudo seandainya ada pergantian pada bulan November, itu tidak ada masalah," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








