Akurat Logo

Atasi Stunting, Prabowo Ingin Beri Makan Dan Susu Gratis Untuk Murid TK Hingga SMA

Atikah Umiyani | 16 Agustus 2023, 06:05 WIB
Atasi Stunting, Prabowo Ingin Beri Makan Dan Susu Gratis Untuk Murid TK Hingga SMA

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Gerindra dan kandidat calon presiden, Prabowo Subianto merancang sebuah program yang diperuntukkan bagi seluruh pelajar dari usia pra SD sampai tingkat SMA/SMK.

Prabowo ingin, kebutuhan makan siang dan susu dari seluruh murid tingkatan tersebut bisa diberikan secara gratis oleh pemerintah. Ia mengaku sudah menghitung-hitung berapa jumlah jiwa yang masuk dalam kategori tersebut.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pemaparan dalam seminar "Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045" yang digelar Institut Kajian Strategis, Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (15/8/2023).

"Mengenai masalah makan siang dan susu gratis kita sudah hitung. Jumlah murid pra SD 30 juta, SD 24 juta, SMP 9,8 juta, SMA/SMK 10,2 juta. Semua murid dari pra SD anak usia dini sampai SMA SMK total 74,2 juta murid," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, rancangan program tersebut digagas untuk mengatasi persoalan stunting di dalam negeri. Ia meyakini, dengan program makan siang dan susu gratis bisa meningkatkan kemampuan para pelajar di Tanah Air.

"Kita targetnya adalah memberi makan siang dan susu kepada setiap anak-anak itu, dan ini akan menjawab masalah stunting segera, dan ini akan merubah kemampuan anak-anak kita dalam waktu cepat," ujarnya.

Prabowo mengatakan, program ini juga merupakan langkah yang harus dilakukan pemerintah agar Indonesia bisa merasakan bonus demografi di masa Indonesia Emas tahun 2045.

"Tidak usah banyak teori dan tidak usah banyak narasi, tidak usah banyak angan-angan. kita lakukan ini dan Indonesia akan bangkit menuju Indonesia emas," pungkasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.