Wapinum Akurat.co: Visi Dan Misi Diperlukan Jika Ingin Jadi Seorang Jurnalis Yang Baik

AKURAT.CO, Akurat Goes To Campus (AGTC) bersama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) hadir di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Pancasila, Kamis (8/6/2023).
Dalam kesempatan ini, Wakil Pimpinan Umum Akurat.co, Rizal Maulana Malik membagikan sejumlah pandangan atau pengalamannya di bidang jurnalistik, khususnya di era digitalisasi untuk saat ini.
Menurut Rizal, apabila kita ingin menjadi seorang jurnalis yang baik, maka kita harus mengetahui dan memahami mengenai peran dan fungsi dari jurnalis terlebih dahulu.
"Jurnalistik itu berperan atau berfungsi untuk memberikan informasi, edukasi, kontrol sosial, dan hiburan, serta mengumpulkan informasi, mengolah fakta atau data, dan melaporkannya secara berkelanjutan," ujar Rizal.
"Jika kita ingin menjadi seorang jurnalis, tentu kita harus tahu dan paham mengenai peran atau fungsi-fungsi dari jurnalistik itu," sambungnya.
Selain itu, Rizal juga mengatakan bahwa seorang jurnalis harus mempunyai visi dan misi dalam menjalankan tugasnya.
"Ketika kita ingin menjadi seorang jurnalis, maka kita perlu apa yang disebut dengan visi dan misi," kata Rizal.
"Visi kita itu mengenai apa yang akan kita lakukan, mengapa kita mau menjadi seorang jurnalis. Kemudian misi kita adalah terjemahan dari visi itu sendiri, kedua hal ini merupakan hal penting ketika kita ingin menjadi seorang jurnalis," tambahnya.
Apabila sudah menentukan visi dan misi, kata Rizal, kita juga harus mengetahui cara kerja dari seorang jurnalis.
"Setelah membuat visi dan misi, maka kita juga harus mengetahui dan mengerti cara kerja dari jurnalistik, seperti harus memberikan informasi secara berimbang, memverifikasi informasi-informasi tersebut, dan setelah itu baru kita bisa mempublikasikan konten atau karya-karya kita," jelasnya.
Rizal menambahkan, bahwa perkembangan jurnalistik pada saat ini mengalami perubahan yang sangat luar biasa.
Oleh karena itu, Rizal mengatakan bahwa jika kita ingin menjadi seorang jurnalis yang baik, maka kita juga harus rajin melakukan pelatihan agar dapat membiasakan diri.
"Kita harus berlatih, harus membiasakan diri, agar bisa mencari angle-angle yang menarik, atau ide-ide yang kreatif," ucap Rizal.
"Apabila hanya teori tanpa adanya pelatihan, tanpa membiasakan diri, maka gagasan atau ide-ide akan tumpul, atau kurang baik, jadi harus melatih juga merupakan kata kunci agar kita bisa menjadi seorang jurnalis yang baik," tuturnya.
Sebagai informasi, kegiatan Akurat Goes To Campus ini dapat terselenggarakan berkat adanya dukungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perusahaan Listrik Negara (PLN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Moestopo Beragama, UPN Veteran Jakarta, dan Universitas Pancasila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla




